Sunday, 15 September 2019

Contra Flow Tol Dalam Kota Diuji Coba Akhir Maret

Selasa, 12 Maret 2013 — 18:07 WIB
contra flow1

JAKARTA (Pos Kota)-Setelah dikaji, akhirnya PT Jasa Marga bekerjasama Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya segera melakukan uji coba penerapan lajur lalu lintas lawan arus (contra flow) pada ruas tol Grogol-Slipi dan Cawang-Rawamangun.

“Untuk ruas Grogol-Slipi uji coba dimulai 25 hingga 29 Maret 2013. Sedangkan untuk ruas Cawang-Rawamangun 1 – 5 April 2013,” kata Direktur Operasi PT Jasa Marga Hasanudin didampingi Wadirlantas Polda Jaya AKBP Sambodo Purnomo Yogo, SIK, MTCP,kemarin.

Menurut Hasanudin, jika uji coba dianggap berhasil maka kebijakan contra flow itu akan terus dilanjutkan. Penerapan dua ruas contra flow ini diharapkan bisa mengurangi panjang antrean masing-masing di sekitar Grogol hingga Pluit dan Cililitan hingga Cibubur.

Penerapan contra flow di Grogol-Slipi sepanjang 2,8 km mulai km 15+200 hingga km12+400 atau dari Grogol hingga sekitar RS Dharmais. Sedangkan untuk ruas Cawang-Rawamangun sepanjang 5,8 km, contra flow akan dimulai dari pecahan tol Cawang-Semanggi dan Cawang-Tanjung Priok hingga ke Rawamangun.

“Pengelola tol Cawang-Tanjung Priok-Pluit PT CMNP sudah menyatakan setuju adanya penerapan system contra flow ini,” tambah Hasanudin.

Menurut Hasanudin, contra flow merupakan salah satu dari tujuh solusi mengatasi persoalan kemacetan yang ditawarkan PT Jasa Marga kepada Menteri BUMN Dahlan Iskan beberapa waktu lalu. Sistem ini hanya bersifat sementara sambil menunggu langkah lain yang lebih permanen.

Penambahan lajur contra flow ini menurut Hasanudin karena hasil uji coba pada ruas Cawang-Semanggi dianggap sukse. Pada ruas ini kecepatan kendaraan yang semulahanya 10 hingga 20 km perjam meningkat menjadi 40 hingga 50 km per jam.

Seperti pada ruas Cawang-Semanggi penerapan lajur lawan arus di Grogol-Slipi dan Cawang-Rawamangun juga pada jam 06.00-9.30. Pada rentang waktu tersebut arus lalu lintas dianggap paling rawan macet parah. (faisal)