Sunday, 23 September 2018

Setelah Menunggu 10 Tahun, Akhirnya Warga Beting Miliki KTP DKI

Rabu, 13 Maret 2013 — 18:38 WIB
KTP Kampung Beting-n

KOJA (Pos Kota) – Setelah menunggu lebih dari 10 tahun, ratusan warga Kampung Beting, Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara, akhirnya mendapatkan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Selama ini tidak dianggap sebagai warga DKI Jakarta karena menempati lahan yang bukan miliknya.

Rini, 41, salah seorang warga RT005/19, Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara, mengaku gembira atas kepemilikan KTP yang sesuai dengan alamat tempat tinggalnya.

Sebelumnya, ibu dua anak ini hanya memiliki tanda pengenal dengan alamat Kelurahan Koja. “Ya sekarang seneng banget, soalnya kalau mau perpanjang KTP nggak usah jauh-jauh ke kelurahan Koja,” ujar Rini, Rabu (13/3).

Sementara itu, Walikota Jakarta Utara, Bambang Sugiyono mengaku, diterbitkannya KTP dan KK untuk para warga Kampung Beting ini sesuai dengan instruksi Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, dimana menurutnya, orang nomor satu di Jakarta ini meminta agar seluruh warga DKI dapat memiliki identitas.

“Pemukiman yang sudah lama akan dibentuk kartu identitas untuk mencegah tindak kriminalitas,” kata Bambang.

Namun walikota sangat “mewanti-wanti” para warga. Dimana setelah terdaftar sebagai warga Jakarta, mereka tidak bisa seenaknya. Pasalnya tanah yang menjadi tempat tinggal mereka selama ini bukanlah miliknya.

“Kepemilikan KTP dan KK tidak ada urusannya dengan kepemilikan lahan, ini hanya sebagai identitas sesuai dengan domisilinya,” tuturnya.

20 RIBUĀ  WARGA

Kasudin Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Utara, Edison Sianturi, mengaku untuk di Kampung Beting sendiri 1.668 KTP dan 716 KK akan didapatkan warga. Semua itu setelah dilakukan pembentukan 12 RT dan satu RW dikawasan itu.

“Mudah-mudahan dalam satu minggu ini semua warga Kampung Beting sudah menerima identitas,” ungkapnya.

Dijelaskan Edison, setelah Kampung Beting, empat wilayah lain yang statusnya sama juga akan mendapatkan hal serupa. Dimana sebagian warga yang tinggal menumpang di Kelurahan Kelapa Gading Barat, Rawa Badak Selatan, Tugu Selatan, dan Semper Timur.

“Totalnya mencapai 20 ribu penduduk yang belum memiliki KTP sesuai dengan domisilinya,” kata Edison. (ifand/d)