Jumat, 15 Maret 2013 14:58:57 WIB

Sutarman: Perampok Toko Emas di Tambora Jaringan Teroris

grebek

BEKASI (Pos Kota)- Dua pelaku perampok toko mas di Tambora, yang markasnya digerebek di Mustikajaya, Kota Bekasi, adalah pelaku bom Beji, Depok dan seorang lagi pelaku yang ikut merampok Bank CIMB di Medan.

“Mereka merupakan DPO (daftar pencarian orang) kami dan ini juga berkat pengembangan setelah beberapa pelaku ditangkap,” kata Komjen Pol Sutarman, Kepala Badan Reserse Kriminal Komisaris (Bareskrim) Mabes Polri.

“Dua pelaku toko emas yang ditangkap di Mustikajaya merupakan bagian dari kelompok jaringan teroris,” kata Sutarman dalam keterangan persnya di lokasi penggerebekan Jalan Bu Sidin RT 002/03 Kelurahan Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Jumat, (15/3).

Menurut Sutarman, pelaku melakukan aksi perampokan untuk membiayai kegiatan terorisme mereka, karena aliran dana dari luar negeri sudah tidak mengalir.

“Setelah dana dari luar negeri distop, mereka merampok. Menurut pelaku merampok diperbolehkan karena untuk perjuangan,” kata Sutarman.

Dijelaskan Sutarman, pelaku sebelumnya melakukan aksi perampokan sebuah toko emas di daerah Tambora, Jakarta Barat pada Minggu 10 Maret 2013.

Pelaku seluruhnya berjumlah 7  orang, 3 di antaranya ditembak mati karena melawan saat hendak ditangkap. Mereka ditangkap di lokasi berbeda.

Di Mustikajaya dua pelaku ditangkap atas nama Arman dan Makmur alias Bram. Penangkapan terjadi pada pukul 05.00 pagi tadi. Arman ditembak mati karena melawan dan membahayakan nyawa petugas.

“Dari Mustikajaya kita tangkap dua orang, satu diantaranya ditembak mati karena melawan dan membahayakan petugas,” kata Sutarman.

Dari lokasi, petugas mengamankan lima pucuk pistol rakitan, 32 peluru, 12 bom pipa, dan emas 1,2 kilogram yang merupakan hasil kejahatan.

(saban/sir)

Teks Gbr- Lokasi penggerebekan. (saban)

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.