Monday, 20 August 2018

Polisi Akan Periksa Kejiwaan

Tersangka Pembunuh Anak Tiri Menangis di Tahanan

Senin, 18 Maret 2013 — 20:07 WIB
enaktri183

TANGERANG(Pos Kota)-Tersangka Deasy Sintia Dwi alias Dwi,19 yang dituduh menganiaya anak tirinya Vina,5 hingga tewas mengalami depresi di tahanan Polresta Tangerang,Senin(18/3)

Menurut Kapolresta Tangerang Kombes pol Bambang Priyo Andogo pihaknya akan memeriksa kondisi kejiwaan tersangka ke psikater. Apakah ketika wanita muda ini melakukan penganiayaan dalam keadaan sadar atau tidak.

“Kalau ditinjau dari umurnya masih muda sekali, sehingga pengendalian emosionalnya belum stabil,”jelasnya ketika ditanya wartawan tersangka hanya menangis terus tidak mau bicara sepatah katapun.

Kondisi kejiwaan tersangka masih labil dan shock sehingga penyidik akan melakukan pengujian kejiwaan di biro sumber daya manusia Polda Metro Jaya

Diungkapkan Kapolres, penganiayaan terhadap anak tirinya itu dilakukan tersangka secara berulang -ulang di rumah kontrakan kampung Peusar RT.002/001 Desa Binong, Kecamatan Curug Kabupaten Tangerang. Puncaknya 16 Maret tersangka membangunkan paksa Vina yang sedang sakit untuk mandi.

Pada saat bocah itu berada di kamar mandi,tersangka mendorong hingga terjatuh hingga kepala bocah membentur ke lantai sehingga mengalami kejang-kejang akhirnya meninggal dunia di RS Siloam Tangerang.

Hasil otopsi dari RSCM jakarta kematian bocah lima tahun itu disimpulkan akibat kekerasan benda tumpul pada kepala yang mengakibatkan pendarahan di bawah selaput keras dan selaput lunak otak.

Tersangka Deasy yang bekerja di terapi refleksi di wilayah Kelapadua Tangerang dijerat pasal berlapis pasal 44 ayat 3 UU RI no.23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga dengan ancaman hukuman 15 tahun dan pasal 80 ayat 3 UU RI no.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman 10 tahun.

Korban sudah dimakamkan di Kampung Sidoharjo RT01/01 Sukoharjo Kecamaatan Pringsewu Kabupaten Tanggamus Lampung.(Maryoto)

Teks : Tersangka penganiaya anak tiri