Selasa, 19 Maret 2013 16:47:15 WIB

Pilgub Jatim, Kiai Dukung Khofifah

khofifah

SURABAYA (Pos Kota)_ Jalan Khofifah Indar Parawansa menuju Pilgub Jatim 2013 tampaknya semakin lapang. Pasalnya, para kiai di wilayah Tapal Kuda sudah menyatakan dukungan terhadap Ketua Umum Muslimat NU tersebut. Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Ulum, Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, KH Zainullah Johar, mengatakan, hingga kini telah banyak kiai dan tokoh masyarakat di kawasan Tapal Kuda dan sejumlah daerah lain telah menyatakan kesiapannya untuk memenangkan Khofifah di Pilgub Jatim.

“Kami siap untuk memenangkan Khofifah dalam Pilgub Jatim, karena Ketua Umum Muslimat ini merupakan kader terbaik NU,” ujar KH Zainullah Johar, Selasa(19/3).

Menurutnya, para kiai mantab mendukung kembali Khofifah sebagai cagub Jatim karena banyak alasan. Selain merupakan kader NU terbaik, Khofifah juga memupnyai segudang pengalaman.
“Khofifah pernah menjadi menteri pada era presiden KH Abdurrahman Wahid. Selain itu, beliau juga menjadi Ketua Umum Muslimat. Karena itulah, saya yakin dibawah kepemimpinannya masyarakat Jawa Timur akan sejahtera,” bebernya.
Tak hanya itu, tambah Kiai Zainullah, Khofifah beberapa periode menjadi Anggota DPR RI, dan kemampuan Khofifah sudah diakui masyarakat internasional.

“Para kiai Situbondo mendukung Khofifah sebagai calon Gubernur dengan beberapa pertimbangan, karena saat ini di Jawa Timur membutuhkan pemimpin cerdas dan kreatif. ”ujarnya.
Sementara itu, Khofifah calon gubernur yang diusung Partai Kebangkitan Bangsa(PKB) dan PDI P menyatakan kesiapannya untuk memenangkan pertarungan.

Khofifah yang merupakan pesaing tangguh pasangan KarSa pada Pilgub Jatim 2008 lalu menyatakan lebih siap pada saat ini. “Insya Allah saya lebih siap dibanding empat tahun yang lalu. Saat ini saya punya banyak waktu untuk menyapa lebih banyak elemen yang dahulu belum sempat tersapa, kalau saat ini saya lebih bisa dan memungkinkan untuk menyapa mereka,” jelasnya ketika menemui sejumlah kiai di Lamongan dan sejumlah elemen masyarakat di Desa Kebalandono Babat Lamongan,Selasa(19/3).

Dikatakan Khofifah, waktu enam bulan menjelang pelaksanaan Pilgub merupakan waktu yang cukup untuk melakukan persiapan yang matang guna lakukan antisipasi adanya manipulasi data pemilih.

“Pada Pilgub Jatim yang lalu sangat sistemik, dan proses-proses manipulasi dan kecurangan sangat massif terjadi, dahulu kita tidak sempat mengantisipasinya secara mendalam. Hal itu kita baru kita ketahui
saat adanya DPT aspal (asli tapi palsu) setelah putaran ketiga. Untuk saat ini kita sudah siapkan software yang dapat menangani hal tersebut,” ungkapnya.

(nurqomar/sir)

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.