Friday, 20 September 2019

Bentuk Pasar Aman Bahan Kimia

Blusukan di Pasar Klender, Jokowi Minum Jamu

Rabu, 20 Maret 2013 — 13:27 WIB
JOKOWI1

DUREN SAWIT (Pos Kota) – Gubernur DKI Jakarta giliran blusukan ke pasar Perumnas Klender Jaya, Jakarta Timur, Jokowi Rabu (20/3) pagi. Tanpa sungkan orang nomor satu di Pemprov Jakarta itu minum jamu yang dijajakan pedagang.

Blusukan itu untuk mengantisipasi peredaran bahan-bahan kimia yang berbahaya dalam makanan. Pemprov DKI Jakarta bekerjasama dengan Badan POM (Pengawasan Obat dan Makanan), berencana membuat lima pasar percontohan yang aman dari bahan-bahan makanan berbahaya.

Disela-sela kunjungannya bersama Walikota Jakarta Timur HOUR Krisdianto, Kasie Penindakan Sudin Peternakan dan Perikanan Jaktim, Sabdo, dan Ketua BPOM Pusat Lucky S Slamet sempat berhenti ke tukang jamu racikan.

“Ini Pak jamunya,” kata pedagang jamu kepada Gubernur. Usai meminum jamu temu lawak racikan menanyakan kepada pedagang harus ada label BPOM-nya.

Soal lima pasar percontohan di DKI Jakarta yang aman dari bahan-bahan yang berbahaya, tujuannya kalau belanja di tempat itu makanan yang dijajakan aman.

Mengenai model pengawasan terhadap bahan-bahan bahaya tersebut Jokowi menuturkan bahwa mobil lab badan POM akan langsung mengetes di lapangan dan hasilnya akan langsung disosialisasikan pada masyarakat mana yang mengandung bahan berbahaya untuk dikonsumsi.

” Badan POM kan ada lab berjalannya, dites langsung dan itu langsung disosialisasikan pada masyarakat. Kita memang ingin kampanyekan itu mulai dari beberapa pasar yang segera kita tentukan,” tandasnya.

Ketua Badan POM Lucky S Slamet, mengatakan bahwa pihaknya selama ini selalu melakukan pengawasan secara rutin dan intensif terhadap peredaran bahan-bahan berbahaya yang terkandung dalam makanan di pasar-pasar dan hasilnya menurut Lucky saat ini memang sudah menunjukkan kemajuan yang cukup baik.

Hal itu menurutnya terlihat saat meninjau unit pedagang jamu bersama Jokowi, dirinya tidak menemukan produk jamu yang mengandung zat kimia.” Untuk bahan berbahaya kami sudah memulai publik warning , jadi sudah tahu ada 448 item jamu yang mengandung bahan kimia, oleh karena itu kami ditempat jamu-jamu tadi melihat masih adakah ternyata tidak,” ujarnya.

Selanjutnya Lucky, mengatakan bahwa walaupun hari ini hasil yang ditemukan cukup baik, tetapi tetap harus terus dikontrol dan digalakkan sosialisasinya agar pasar bebas dari peredaran bahan-bahan makanan yang berbahaya.

“Pemerintah tetap melakukan pengawasannya tetapi dari segi demand masyarakat dan penjual diberikan pengetahuan, sosialisasi untuk menolak produk-produk yang tidak aman,” tukasnya. (M1)

Teks : Jokowi ketika blusukan di Pasar Klender

  • http://www.facebook.com/people/Utomo-Prawiro/100000331352018 Utomo Prawiro

    Makanan, minuman yang beredar di pasar harus di cek badan POM. kalau ada yang pakai bahan pengawet atau pewarna tekstil dll diperingatkan. dan di cari sumber/ pembuatnya. kalau masih mengulangi kesalahan yang sama segera ditindak tegas. jangan dibiarkan. kesehatan rakyat jadi terancam dengan bahan berbahaya tersebut.