Kampanye Pilgub Jabar, PNS Masuk Penjara

Rabu, 20 Maret 2013 — 22:17 WIB
pnsbui203

INDRAMAYU (Pos Kota) – Seorang PNS yang berdinas sebagai Koordinator Pengawas Sekolah Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu,Jawa Barat dicomot jaksa setelah ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana Pilgub Jabar 2013.

Tersangka Nana Sudiana yang juga menjabat Presidium Pembentukan Provinsi Cirebon (P3C) ditangkap jaksa diduga kampanye terselubung untuk Cagub Yance di hadapan ratusan guru pada acara sosialisasi Ujian Nasional di Kecamatan Losarang, beberapa waktu lalu.

Kasie Pidum Kejaksaan Negeri Indramayu Agung Budi. S dihubungi wartawan mengatakan, Nana Sudiana diduga salahgunakan wewenang dan melanggar aturan sebagai PNS.

PNS kata Agung sesuai aturan tidak boleh berkampanye. Dalam aturan birokrat tidak boleh ikut berpolitik praktis karena itu sesuai Pasal 116 jnto Pasal 80 UU RI Nomer 32 Tahun 2004 tentang Pemda tersangka diancam hukuman enam bulan penjara atau denda Rp6 juta.

Kuasa hukum Nana Sudiana, Khalimi mengemukakan, ia yakin tersangka Nana Sudiana tidak bersalah. “Saya memiliki bukti bukti yang kuat untuk membebaskan klien saya dari jeratan hukum,” katanya. Kata Khalimi, unsur unsur yang menyebutkan Nana Sudiana telah menyalahgunakan wewenang itu dianggap sebagai sebuah multitafsir.

Ketua Panwaslu Indramayu, Syamsul Bachri. S mengemukakan, kasus Nana Sudiana termasuk dalam pidana pemilu hal itu setelah Panwaslu Indramayu melakukan pleno dan hasil konsultasi dengan Penegakkan Hukum Terpadu (Gakumdu).

Panwaslu memiliki bukti bukti pidana pemilu berupa rekaman video Nana Sudiana pada kegiatan sosialisasi Ujian Nasional di hadapan ratusan guru guru di Kecamatan Losarang.(taryani).

Ilustrasi

  • UNTUNGSETIA

    DI SUKABUMI CAMAT BISA SAMA2 DGN PENDUKUNG MUJARAB,JUGA YG IKUT KAMPANYE TAPI TDK DIADILI?KEKELUARGAAN?

Terbaru
Terpopuler
Minggu, 5 Juli 2015 — 10:58 WIB
Otosport
Minggu, 5 Juli 2015 — 10:54 WIB
Otosport
Minggu, 5 Juli 2015 — 10:49 WIB
Pendidikan
Minggu, 5 Juli 2015 — 10:47 WIB
Raket
Minggu, 5 Juli 2015 — 10:44 WIB
Bola
Minggu, 5 Juli 2015 — 10:39 WIB
Jangan Disibukkan Reshuffle
Presiden Diminta Urusi Kebutuhan Rakyat
Politik
Minggu, 5 Juli 2015 — 10:35 WIB
Jakarta
Minggu, 5 Juli 2015 — 10:07 WIB
Musik
Minggu, 5 Juli 2015 — 10:00 WIB
Ekonomi
Minggu, 5 Juli 2015 — 9:55 WIB
Jabar