Friday, 16 November 2018

Lima Satpam Bobol Toko Yang Mereka Jaga

Jumat, 22 Maret 2013 — 22:41 WIB
iluslima

BEKASI (Pos Kota)- Ibarat pepatah pagar makan tanaman. Lima anggota Satpam ini bukannya melindungi perusahaan tetapi justru mereka mmbobol tiga toko yang mereka jaga di pusat perbelanjaan Giant, Jalan A Yani, Kota Bekasi.

Ulah mereka yang merugikan ini akhirnya terendus petugas Polsek Bekasi Selatan. Pelaku dibekuk di tempat kerja mereka. Barang bukti dua laptop hasil kejahatan yang belum terjual disita petugas Polsek Bekasi Selatan.

Kanitserse Polsek Bekasi Selatan Ipda Kasran yang dihubungi Pos Kota Jumat (22/3) siang mengatakan, lima satpam pimpinan Riko,24, digulung berkat adanya laporan Satpam Giant kalau tiga toko di pusat perbelanjaan tersebut dibobol maling. Petugas Polsek Bekasi Selatan datang ke lokasi melakukan penyelidikan. Diakui Kasran, pemilik tiga toko elektronik yang kebobolan itu belum melaporkan kebobolan itu.

Kasran dan anak buahnya itu mencurigai enam Satpam yang dipekerjakan secara outsorcing itu. Kamis(21/3) sore. lima Satpam ini diciduk dan saat diinterogasi mengakui kalau mereka telah membobol tiga toko elektroik tersebut. “Barang lainnya yang mereka curi sudah dijual. Kami temukan 2 laptop yang belum terjual di rumah kontrakan mereka. Lima Satpam sudah mengakui perbuatannya, satu satpam lagi belum kita periksa,” papar Kasran.

Lanjut Kanitserse Ipda Kasran, cara mereka membobol, saat mereka piket malam. Kunci gembok toko elektronik dikutak-katik pakai besi kecil. Setelah lepas, rolingdoor toko dibuka, lalu mereka masuk. Setelah mengambil barang toko, rollingdoor ditutup kembali seolah tak terjadi apa-apa. Namun saat pemilik toko membuka, ternyata barang yang ada di dalam banyak yang lenyap.

” Mereka mengaku kalau barang hasil kejahatan dijual untuk keperluan mereka sendiri. Mereka rata-rata masih bujangan dan mengontrak tak jauh dari tempat kerja,” papar Ipda Kasran.(yanto)