Kaos Klub Bola Dunia Laris, Penjualan Meningkat Lebih Dari 30 Persen

Rabu, 27 Maret 2013 — 10:05 WIB
bola

MUSIM kompetisi sepakbola membuat penjualan kaos berlabel nama-nama club bola laris manis. Sejumlah nama club besar seperti MU, Madrid, Barcelona, Arsenal, Juventus, dan AC Milan menjadi favorit yang paling banyak dicari konsumen.

Puput, pemilik kios GilaBola di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat, menyebut sejak musim kompetisi tiba baik liga Inggris, Spanyol, Italia, dan liga Champions. Penjualan kaos-kaos klub bola meningkat lebih dari 30 persen dibanding hari biasanya.

“Lumayan ada kenaikan permintaan. Kalau hari biasa paling banter 10 potong, tapi kalau pas musim tanding biasa naik dikit. Tergantung hari tandingnya,” kata Puput, Selasa (26/3).

Musim kompetisi bola diakui menjadi masa panen penjualan kaos berlabel klub bola. Umumnya para pencinta bola memburunya sesuai dengan klub yang menjadi idolanya. “Awal bulan ini sudah ramai. Dan nanti Mei mungkin kembali sepi.”

2 VERSI

Puput menyediakan kaos-kaos bola dalam dua versi. Kwalitas (kw) super dibandrol Rp150 ribu per potong dan kw standar Rp115 ribu. Ukuran kaos mulai dari anak-anak, remaja hingga dewasa. Selain menjual di tokonya, juga melayani penjualan melalui online maupun blackbery massanger. Beberapa pernak-pernik bola juga laris manis. Seperti topi, mug, slayer dan jaket. “Pembelinya kebanyakan remaja.”

Bisnisnya banyak meraup keuntungan jika musim kompetisi tiba. Baik even internasional maupun nasional. Karena itu setiap menjelang musim kompetisi, ia selalu melengkapi koleksi kaos-kaos bola termasuk pernak-pernik penunjangnya. (inung/ak)

Teks foto;
Toko GilaBola di Tanjung Duren menyediakan kaos klub bola dan pernak-perniknya. (inung)

Terbaru
Terpopuler
Rabu, 1 Juli 2015 — 0:41 WIB
Hankam
Selasa, 30 Juni 2015 — 23:57 WIB
Hankam
Selasa, 30 Juni 2015 — 23:53 WIB
Hankam
Selasa, 30 Juni 2015 — 23:16 WIB
Hankam
Selasa, 30 Juni 2015 — 22:47 WIB
Uncategorized
Selasa, 30 Juni 2015 — 22:41 WIB
Hankam
Selasa, 30 Juni 2015 — 22:38 WIB
Hankam
Selasa, 30 Juni 2015 — 22:23 WIB
Hankam
Selasa, 30 Juni 2015 — 22:14 WIB
Hankam
Selasa, 30 Juni 2015 — 22:13 WIB
Pembunuhan dan Penganiayaan