Rabu, 27 Maret 2013 10:08:47 WIB

PT AHM Luncurkan Honda Vario Techno 125 CBS

honda

ASTRA Honda Motor mengklaim telah menjadi nomor satu dalam penjualan sepeda motor di Indonesia. Buktinya, dalam penjualan motor injeksi di tanah air, produsen sepeda motor belambang sayap itu menguasai sekitar 65 persen pangsa pasar.

“Hari ini kami mengadakan syukuran atas keberhasilan tersebut,” kata Executive Vice Presiden PT AHM, Johannes Loman, saat peluncuran Honda Vario Techno 125 CBS (combie break system) dengan ISS (idling stop system), di Jakarta, kemarin.

Ia menjelaskan, dua bulan pertama tahun ini, AHM menjual 571.814 unit atau menguasai 65 persen pangsa pasar  motor injeksi di Indonesia  yang mencapai 880.462 unit. Sedangkan untuk seluruh produk motor secara nasional Honda menguasai 68 persen dari total penjualan seluruh motor yang totalnya mencapai 1.295.516 unit.

Johannes menerangkan teknologi injeksi menjadikan tingkat konsumsi bahan bakar lebih irit, dan gas buang yang dihasilan lebih ramah lingkungan. “Perawatan jauh lebih mudah, dan biayanya murah.”

Dalam teknologi ini, sepeda motor yang dalam keadaan mesinnya menyala, maka ketika motor itu berhenti, tidak berjalan selama tiga detik. Seperti, saat di lampu merah, maka dengan otomatis mesin motor akan mati. Tapi, ketika tuas gas ditarik lagi, dengan sendirinya mesin akan hidup kembali. Inilah salah satu unsur kenapa motor dengan teknologi ISS lebih hemat BBM.

Mengenai penggunaan teknologi ISS, ia mengatakan teknologi ISS semula hanya ada pada motor produk Honda di kelas premium yang harganya termahal, yakni Honda PCX. Namun, kini teknologi itu juga disematkan pada Honda Vario 125 CBS terbaru, yang dibandrol dengan harga cuma Rp16,35 juta (on the road Jakarta). Sedangkan Honda Vario 125 Techno yang tidak menggunakan teknologi ISS harganya Rp15,45 juta.

Melalui penambahan teknologi, disertai warna dan striping terbaru, manajemen AHM menargetkan penjualan Honda Vario Techno  125 CBS-ISS sebanyak 25 ribu unit per bulan. Sedangkan Honda Vario Techno 125 non ISS-nya 75 ribu per bulan.

Dalam memberi layanan purna jualnya kepada para konsumennya di tanah air, pihaknya menyediakan 3,700 Astra Honda Authorized Service Station (AHASS), 19.000 mekanik terlatih  dan berpenglaman. Juga, 7.000 toko suku cadang, termasuk Honda Exclusive Part Shop  (HEPS). “Kami juga melatih 11 ribu bengkel umum untuk teknologi injeksi,” tandas Johannes Loman. (bambang/ak)

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.