Waga Garut Mulai Was-was

Status Gunung Guntur Kini Waspada

Rabu, 3 April 2013
guntuir34

BANDUNG (Pos Kota) – Ratusan warga Kampung Warung Tanjung, Tarogong, Kabupaten Bandung, Rabu, resah menyusul Pusat Vulkanologi menaikan status Gunung Guntur Garut dari normal menjadi waspada.

Buntut dari kenaikan status itu, warga sudah khawatir khususnya yang rumahnya berjarak 5 KM dari gunung. “ Kami sudah siap, hanya belum mengepak barang saja,“ kata Suryana,40, warga setempat.

Dia menyebutkan, kenaikan satus yang tergolong dadakan itu membuat warga kaget. Bahkan, sudah dua malam ini kaum laki laki begadang dan berjaga di pos kamling khawatir terjadi letusan gunung.“ Getaram bumi sudah terasa empat hari lalu,“ tambahnya.

Meski begitu, dia berharap supaya pemerintah dan dinas insansi terkait memberikan informasi yang tepat agar tidak menjadi polimek di masyarakat.

Kepala Pusa Vulkanologi Mitigasi, Surono, menjelaskan status Gunung Guntur di Garut masih waspada. Kenaikan status dari normal menjadi waspada diberlakukan Selasa petang pukul 17.00. Alasan status dinaikan, demikian Surono, terekam adanya gempa tremor menerus dengan amplutudo rata rata 10 -15 mm. “ Kami mengimbau supaya tak ada kegiatan masyarakat dalam radius 2 KM dari puncak Gunung Guntur,“ ujarnya.

Gunung dengan ketinggian 2.249 meter di atas permukaan air laut per 29 sampai 31 Maret terekam dua kali gempa dengan amplitudo maksimum 44 -46 mm. “ Yang terekam 4 kali gempa tektonik lokal dan 6 kali empa tektonik jauh,“ jelasnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupatan Garut Zatzat Munajat, mengaku kaget dengan adanya kenaikan status Gunung Guntur. “ Kami belum tahu adanya kenaikan status menjadi waspada,“ imbuh dia.(Dono)

Tentang Kami

Poskota

Poskota, Poskotanews, Poskota Online adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT. Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.