Sunday, 15 September 2019

Contra Flow Cawang-Rawamangun Diuji Coba Jumat

Kamis, 4 April 2013 — 16:21 WIB
flow1

JAKARTA (Pos Kota)-Penerapan lajur lawan arus (contra flow) pada ruas tol Cawang-Rawamangun sepanjang 6 km (Jumat 5/4) pagi diuji coba mulai pukul 05.00-10.00. Pengelola jalan tol PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) mengingatkan agar pengguna jalan lebih berhati-hati.

“Dibanding ruas tol Cawang-Tomang, ruas Cawang-Tanjung Priok lebih rawan kecelakaan karena lajurnya yang lebih sempit dan truk kontener banyak yang lewat,” kata Manajer Divisi Pelayanan dan Pemeliharaan PT CMNP Ir. Bagus Medi Suarso, kemarin.

Karen itu dia memintra masyarakat pengguna jalan agar tidak lengah saat melalui lajur contra flow. Sebab sedikit saja lengah, bisa tabrakan “Adu Banteng” (saling hadapan muka) dengan truk besar atau kontener.

Belum lagi adanya penyempitan di sekitar jembatan Cawang di mana jalan tol hanya 2 lajur.

Sebetulnya secara teknis dia mengakui penerapan contra flow yang dimulai dari Km 00+200 hingga Km 06+500 ini kurang cocok. Selain lajurnya yang sempit jalan tol Cawang-Tanjung Priok juga tidak memiliki bahu jalan.

“Kalau ada sedikit gangguan saja maka kemacetan lalu lintas akan sangat parah. Sebab kendaraan yang akan memberikan pertolongan akan kesulitan menuju titik kejadian.

Kasat PJR Polda Metro Jaya AKBP H.M.Jazari mengatakan, penerapan contra flow tidak diperuntukan bagi kendaraan truk. Kendaraan besar akan diarahkan untuk tetap berada di lajur biasa.

Selain itu kepada pengendara yang akan menggunakan lajur contra flow diharapkan menghidupkan lampu selama melalui jalur ini. Pihak kepolisian sendiri setidaknya akan mengerahkan sedikitnya 16 personel untuk pengamanan lajur contra flow. (faisal)