Thursday, 22 August 2019

Penjualan Motor Bekas Tidak Terapkan DP 30%

Kamis, 4 April 2013 — 0:15 WIB
mobkas copy

MENJELANG pelaksanaan penghapusan KRL ekonomi, para pengelola show room motor, kini jor-joran memberi hadiah maupun diskon untuk penjualan motor baru maupun seken. Padahal, dealer motor baru mestinya mengacu pada kebijakan pemerintah yang mengatur uang DP minimal 30 persen dari harga tunai.

“Aturan ini tak berlaku bagi kredit motor bekas. Untuk harga motor di bawah Rp 10 juta, DP-nya (uang muka) Rp 500 ribu. Cicilanpun murah karena cuma sekitar Rp400 ribu,” jelas Hendri, pemilik show room.

Sejumlah pedagang motor bekas maupun pekerja dealer mengaku belakangan ini terjadi kenaikan penjualan yang konon disebabkan rencana penghapusan jalur KRL ekonomi.  “Banyak mantan pelanggan KRL Ekonomi yang beralih ke  sepeda motor  untuk berhemat secara signifikan,” kata Budiawan, karyawan dealer motor baru, Tunas Mandiri di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat.

Menurutnya sepeda motor merupakan angkutan paling ideal dan  murah bagi masyarakat kota besar, seperti Jakarta. “Biayanya murah, tapi gesit dan lincah, sehingga sangat memudahkan kita pergi ke manapun tanpa dihantui kemacetan parah,” ucapnya. (joko/ak)