Thursday, 16 August 2018

Perusahaan Outsourching Harus Segera Registrasi

Jumat, 5 April 2013 — 6:33 WIB
menakimin54

JAKARTA (Pos Kota) – Perusahaan penyedia jasa pekerja/buruh atau yang dikenal sebagai perusahaan outsourcing harus segera mendata ulang (registrasi) ke kantor-kantor dinas tenaga kerja di daerah-daerah.

Hal tersebut ditegaskan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi A. Muhaimin Iskandar. “Salah satu manfaatnya memastikan perusahaan tersebut dapat menjamin kelangsungan usahanya dan terpenuhinya hak-hak pekerja/buruh.”

Misalnya hak cuti, THR, ganti rugi, hak istirahat, serta jaminan perhitungan masa kerja untuk penetapan upah bagi pekerja.

Dijelaskan Muhaimin, sesuai Permen 19 tahun 2012 tentang Syarat-syarat Penyerahan Sebagian Pelaksanaan Pekerjaan Kepada Perusahaan Lain, penyedia jasa pekerja/buruh harus didaftarkan kepada instansi yang bertanggung jawab di bidang ketenagakerjaankabupaten.

Menurutnya, berdasarkan laporan dari daerah-daerah, masa transisi pelaksanaan outsoutsing ini terus bergulir. Saat ini sudah banyak perusahaan melaporkan telah melakukan peralihan kontrak kerja dari PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu) menjadi PKWTT (perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu).

“Kita Awasi pelaksanaannya di masa transisi ini agar tidak terjadi PHK dan keberlangsungan kerja pekerja tetap terwujud. Kita dorong pengusaha dan pekerja agar dialog secara bipartite namun tetap dengan berpatokan pada Permenakertrans,” kata Muhaimin.

Menurutnya, sesuai peraturan Izin operasional perusahaan penyedia jasa pekerja/buruh, dibuat oleh dinas yang membidangi ketenagakerjaan provinsi dan berlaku di seluruh kabupaten/kota dalam satu provinsi serta berlaku selama 3 tahun.

“Kita terus mendorong dinas-dinas tenaga kerja agar terus-menerus mengupdate data yang lengkap terhadap keberadaan perusahaan-perusahaan outsourcing dan jumlah pekerja outsourcing di wilayahnya masing-masing,” pesan Menakertrans. (Tri)

Muhimin Iskandar

  • jendral

    woi muhaimion lo j angan banyak bacotg doang lo turun kelapangana liat nasib buruh di tangan outsourching nga jelas
    salah dikit di pecat

    mending lo muhaimin mundur aja kursi lo banyak bacot doang tai

  • Kenshi78

    Jenis pekerjaan outsourcing tetap terbatas pada 5 jenis pekerjaan yang
    sesuai dengan undang-undang 13 yaitu cleaning service, keamanan,
    transportasi, catering, dan jasa penunjang migas pertambangan,,,Mana buktinya Bos!!
    Ente turun ke lapangan dong liat tuh perusahaan perbankan yang masih pake pegawai dengan status outsourcing gaji dibawah standar,,,!!!!