Selasa, 9 April 2013 00:18:47 WIB

Pembuat Akte Kelahiran Gratis Banyak Orang Kaya

hirgratis84

BEKASI (Pos Kota)- Pembuat akte kelahiran gratis di Kota Bekasi, banyak yang memalsukan keterangan. Ini terlihat saat penyeleksian pendaftaran berkas untuk empat kelurahan se-Kecamatan Bekasi Timur di Kelurahan Margahayu, Senin (8/4)

Rata-rata pemohon pembuatan akta kelahiran terlambat ini orang mampu, namun dalam berkas terselip Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang dibuat pihak kelurahan, berdasarkan keterangan RT dan RW, “Masa pake mobil, nggak mampu,” ujar Ny Cecep, warga RW 017 Margahayu, saat melihat pasangan suami istri mengenderai mobil APV putih masuk pelataran kelurahan Margahayu dan ikut mendaftar.

Dia khawatir permohonan anaknya atas nama Muhamad Fajar tersingkir karena setiap RW hanya dijatah dua orang, “Saya nggak ada yang kenal dengan orang kelurahan, kira-kira bisa nggak ya ikut membuat akte,” katanya dengan lirih, sambil menenteng berkas permohonan.

Sementara itu pasangan yang mengendarai mobil tadi, mengaku dia lalai tidak mengurus akta kelahiran dua anaknya, “Dua anak saya lahir di kampung, jadi lupa ngurusnya,” ujar Ny Shinta, warga Margahayu, sambil mengatakan dirinya dikasih tahu oleh petugas kelurahan soal progran ini, “Nggak mungkin ditolak, suami saya kenal orang kelurahan kok,” ujarnya.

Ngadino, Sekretaris Kelurahan Margahayu, mengatakan penentuan orang tidak mampu itu ketua RT dan RW yang tahu, “Kalau pengantar dari RT dan RW ada, masa kami mau tolak,”katanya, saat dihubungi Pos Kota, sambil mengatakan sebanyak 145 warga di Kelurahan, Arenjaya, Bekasijaya. Durenjaya dan Margahayu, mendaftar di tempatnya.

Seperti diberitakan sebelumnya (Pos Kota 6/4) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi, memberi pelayanan gratis pembuatan akta kelahiran terlambat, “Syaratnya, untuk mereka yang tidak mampu dan mulai usia 1 tahun ke atas,” ujar Rudi Sabarudin, Kepala Disdukcapil Kota Bekasi, saat dihubungi Pos Kota.

Pemkot Bekasi dengan anggaran Rp 1 miliar dalam tahun 2013 ini akan menggratiskan 1.750 akta kelahiran terlambat termasuk sidang penetapan, yang dilakukan Majelis Hakim PN Bekasi.
Dari jumlah itu Pemkot Bekasi membagi ke setiap kecamatan sebanyak 145 warga yang dapat dilayani.

Sebelum memperoleh akta kelahiran, PN Bekasi menggelar sidang penetapan di masing-masing kecamatan. “Untuk tahap pertama akan dilakukan di Kelurahan Margahayu, Bekasi Timur pada 25 April mendatang. (saban)

Teks:Suasana warga di empat kelurahan wilayah Kecamatan Bekasi Timur yang mendaftar permohonan akta kelahiran gratis di Kelurahan Margahayu.

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.