Monday, 12 November 2018

Pasca Juragan Ditangkap KPK, Semua Karyawan Bengkel Kaget

Rabu, 10 April 2013 — 13:11 WIB
bengkel-AHRS

DEPOK (Pos Kota) – Pasca penangkapan seorang wajib pajak bernama AH, tadi malam oleh petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Bengkel AHRS Jalan Tole Iskandar, Depok, Jawa Barat, semua karyawan di bengkel tersebut tampak sock dan kaget saat mendengar bos mereka ditangkap KPK.

Menurut satpam Bengkel AHRS, Efendi, semenjak juragannya ditangkap, semua kegiatan perbengkelan dan pelayanan purnajual sperpart motor tutup. “Bengkel baru tutup satu hari . Belum ada informasi kapan akan dibuka,”ujar Efendi kepada Pos Kota di pos jaga Bengkel AHRS di Jalan Tole Iskandar, Sukmaja, Kota Depok, Rabu (10/4) siang.

“Selama berdirinya bengkel dari tahun 2007, bos mereka baik terhadap semua karyawan maupun dengan tetangga sekitar. Tiba-tiba ditangkap anggota KPK, kita semua yang kerja kaget dan sock”paparnya.

Sebelum penangkapan AH, Selasa (9/4) sore, bengkel tersebut kedatangan 6 anggota KPK berpakaian rapi menggunakan dua unit mobil jenis MVP. Selama dua jam menggeledah, petugas membawa dua tas besar berisi berkas-berkas.

Pantauan Pos kota di lokasi, tidak ada kegiatan di bengkel. Karyawan hanya berada di dalam tanpa beraktifitas. Tempat penjualan sperpart juga dikunci rapat dan terpampangĀ  tulisan “Tutup” diĀ  pintu kaca bengkel ini.

(angga/sir)

Teks Gbr- Bengkel AHRS tutup di Jalan Tole Iskandar, Sukmajaya, Depok. (angga)