Sabtu, 13 April 2013 18:40:27 WIB

Tingkatkan Panen Gabah, Petani Gunakan Bibit Padi Hibrida

tanam padi

INDRAMAYU (Pos Kota) – Penggunaan bibit padi hibrida dengan  keunggulan usia panen pendek,  produktifitas tinggi dan tahan wereng lagi digandrungi para petani Indramayu pada Musim Tanam (MT) Gadu 2013.

Manajer SHS Shop Agroniaga Carmad dijumpai Pos Kota, Sabtu (13/4/2013) mengemukakan, mulai MT Gadu banyak petani di Indramayu yang sudah beralih dari bibit padi lokal varietas kebo ke bibit padi hibrida DG 1.

Menurut Carmad, bagi petani yang tidak memiliki modal membeli bibit padi hibrida DG1, pihaknya menyediakan pinjaman bibit bayar panen. “Sekarang sudah banyak petani yang meninggalkan bibit padi varietas kebo karena  memiliki beberapa kelemahan yaitu usia panen yang panjang dan yang membahayakan rentan terhadap serangan hama khususnya hama wereng,” katanya..

Sedangkan bibit padi hibrida DG 1 produksi Sang Hyang Seri, selain waktu panen yang pendek, pada MT Gadu hanya  sekitar 80 hari, produktifitasnya tinggi mencapai 9 ton per hektar serta tahan hama wereng..

Varietas hibrida  DG1 pada MT Gadu sekarang ini mulai  banyak disenangi para petani di Kecamatan Lelea, Losarang, Cikedung, Terisi dan Kandanghaur. Dengan bibit padi hibrida DG1 katanya petani menggunakan polanya sendiri non pola legowo sudah mampu produksi 8  ton per HA. “Kalau dengan pola legowo produkdinya mencapai 9 ton,” katanya.

Ditanya mengenai cara ntuk mengatasi penyakit, ujarnya   dibasmi dengan fungisida BLB Klinstop dan insektisida Stopgrek dengan cara disemprotkan. Stopgrek digunakan membasmi sundep dan penggulung daun  termasuk wereng coklat.

Carmad mengemukakan, sudah 116 orang petani pemilik 178 HA sawah yang melakukan mitra pembinaan dengan SHS Shp Agroniaga. Tahun depan luas sawah yang bermitra ditargetkan  1.000 HA.

Mudah-mudahan  dngan adanya  SHS  Shop Agroniaga  di Terisi petani terbantu karena pinjaman bayar panen t.ak berbunga. Harga sama dengan beli kontan.(taryani/d).

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.