Jumat, 19 April 2013 17:02:09 WIB

Gas Isi Tabung 12 Kg Naik

gas3

JAKARTA (Pos Kota) – Masyarakat harus siap-siap merogoh kantong lebih dalam. Mulai minggu ketiga April 2013, Pertamina menaikkan harga jual gas elpiji 12 Kg hingga Rp13 ribu/tabung.

“Saya dapat kabar dari agen, harga gas elpiji 12 Kg besok naik sekitar Rp13 ribu/tabung,” kata Novi, penyalur gas elpiji di daerah Sidamukti, Depok, Jumat (19/4).Namun, ia belum bisa menjelaskan secara rinci, karena belum mendapat surat edarannya.

Didi, seorang agen gas elpiji di daerah Jakarta Timur, secara blak-blakan mengaku adanya rencana kenaikan harga gas elpiji 12 Kg. “Saat ini saja sudah diberlakukan. DO gas elpiji 12 Kg untuk hari Senin tidak boleh ditebus Jumat ini,” katanya.

Biasanya, ia mengemukakan penebusan DO hari Senin bisa dilakukan sekaligus setiap Jumat. Ini terkait dengan naiknya biaya tebus gas elpiji 12 Kg.

Selama ini biaya tebus gas elpiji hanya Rp5.420,60/Kg. Biaya itu sudah termasuk biaya pengisian dan ongkos angkut dari stasiun pengisian dan pengangkutan bulk dan elpiji (SPPBE).

Namun untuk biaya penebusan DO untuk Senin (22/4) naik menjadi Rp6.066,50/Kg, sebagaimana diatur dalam surat No. 513/F/13450/2013 ditandatangani Manager Domestic Gas Pertamina Region III, Arie Anggoro, pada 18 April 2013.

“Biaya penebusan DO sebesar Rp6.066,50/Kg ini belum termasuk komponen biaya pengisian, ongkos angkut dan sebagainya,” ungkap Didi.

Sehingga kenaikan harga gas elpiji untuk satu kilogramnya bisa lebih dari seribu rupiah. Jadi bukan tidak mungkin kenaikan harga gas elpiji 12 Kg bisa mencapai Rp13 ribu/tabung.

Saat ini harga jual gas elpiji 12 Kg ditingkat agen harga Rp72 ribu/tabung. Sehingga dengan naiknya harga Rp13 ribu/tabung, harga gas elpiji 12 Kg nantinya paling tidak Rp85 ribu/tabung.

Sedangkan harga di tingkat penyalur saat ini berkisar Rp75 ribu hingga Rp78 ribu/tabung. Sehingga harga gas elpiji 12 Kg sampai ke tangan masyarakat nanti sekitar Rp88 ribu hingga Rp91 ribu/tabung, bahkan lebih.

General Manager Pertamina Region III, Hasto Wibowo mengakui saat dikonfirmasi Pos Kota. “Kenaikan harga gas elpiji 12 Kg mulai berlaku minggu ketiga April ini,” katanya.

Ia menambahkan kenaikan harga gas elpiji 12 Kg memang lebih dari Rp12 ribu. “Hampir Rp13 ribu lah per tabung,” ujarnya.

PENGOPLOSAN MAKIN MARAK

Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Sudaryatmo, menegaskan masalah harga gas elpiji 12 Kg memang kewenangan penuh Pertamina sebagai persero. Sebab gas elpiji 12 Kg tidak disubsidi pemerintah.

Hanya saja, YLKI mendesak pemerintah agar betul-betul mengawal distribusi gas elpiji 3 Kg. Sebab sampai sekarang distribusi gas elpiji melon untuk rakyat kecil masih terbuka. Tidak tertutup.

“Jangan gara-gara gas elpiji 12 Kg naik, rakyat kecil sengsara karena susah mendapatkan gas elpiji 3 Kg,” tandasnya.

Ini bisa terjadi. Sebab dengan naiknya harga elpiji 12 Kg, menurutnya, semakin lebar disparitas (selisih harga, red) antara gas elpiji 12 Kg dengan yang 3 Kg.

Sehingga sangat mungkin praktik pengoplosan gas elpiji dari 3 Kg ke 12 Kg semakin marak. Pada akhirnya gas elpiji 3 Kg jadi langka.”Kalau hal ini sampai terjadi, pemerintah harus bertanggungjawab,” kata Sudaryatmo. (setiawan)

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.