Minggu, 21 April 2013 14:29:50 WIB

Pemerintah Terbantu Adanya Pendidikan Agama Berbasis Masyarakat

agus-sub

JAKARTA (Pos Kota) – Pemerintah  terbantu dengan adanya pendidikan keagamaan yang berbasis masyarakat. Karenanya, pemerintah akan terus mendorong tumbuh dan berkembangnya pendidikan yang digerakan masyarakat tersebut.

Itu disampaikan Dr Mamat Salamat Burhanuddin, Kasubdit Madrasah Diniyah Takmiliyah Kementerian Agama,  saat meresmikan Kantor DPP Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT), di Jakarta, Sabtu petang (20/4).

Hadir pada acara itu, Ketua Umum FKDT Soemitro dan pengurus FKDT lainnya. “Pemerintah merasa terbantu  adanya pendidikan keagamaan berbasis masyarakat seperti diniyah takmiliyah, karena pendidikan seperti ini  dalam pengembangan mental dan moral anak-anak,” papar Mamat.

Ia mengakui pendidikan keagamaan diniyah takmiliyah merupakan pendidikan yang digerakan masyarakat, sebagai pendidikan non formal, belum menjadi amanat konstitusi. Sebab itu,  dana untuk penyelenggaraan pendidikannya masih mengandalkan dana dari masyarakat.

“Karenanya, peran pemerintah dalam pengembangan pendidikan diniyah takmiliyah ini lebih kepada mendorong dan memperkuat peran serta masyarakat dan pemerintah daerah agar ikut terlibat dalam penganggarannya,” papar Mamat.

Soemitro mengatakan terhambatnya pendidikan diniyah takmiliyah karena dananya masih mengandalkan masyarakat, para guru diniyah takmiliyah  sangat berharap adanya anggaran dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

“Adanya diniyah takmiliyah sangat membantu bagi siswa-siswi dalam pendidikan keagamaan, karena terbatasnya jumlah mata pelajaran agama baik di sekolah umum maupun madrasah,” papar Soemitro.

(johara/sir)

Teks Gbr-Ketua Umum FKDT Soemitro (kiri) dan Kasubdit Madrasah Diniyah Takmiliyah Kementerian Agama Dr Mamat Salamat Burhanuddin saat peresmian Kantor DPP FKDT, di Jakarta, Sabtu petang. (johara)

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.