Rabu, 28 September 2016

Pemerintah Terbantu Adanya Pendidikan Agama Berbasis Masyarakat

Minggu, 21 April 2013 — 14:29 WIB
agus-sub

JAKARTA (Pos Kota) – Pemerintah  terbantu dengan adanya pendidikan keagamaan yang berbasis masyarakat. Karenanya, pemerintah akan terus mendorong tumbuh dan berkembangnya pendidikan yang digerakan masyarakat tersebut.

Itu disampaikan Dr Mamat Salamat Burhanuddin, Kasubdit Madrasah Diniyah Takmiliyah Kementerian Agama,  saat meresmikan Kantor DPP Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT), di Jakarta, Sabtu petang (20/4).

Hadir pada acara itu, Ketua Umum FKDT Soemitro dan pengurus FKDT lainnya. “Pemerintah merasa terbantu  adanya pendidikan keagamaan berbasis masyarakat seperti diniyah takmiliyah, karena pendidikan seperti ini  dalam pengembangan mental dan moral anak-anak,” papar Mamat.

Ia mengakui pendidikan keagamaan diniyah takmiliyah merupakan pendidikan yang digerakan masyarakat, sebagai pendidikan non formal, belum menjadi amanat konstitusi. Sebab itu,  dana untuk penyelenggaraan pendidikannya masih mengandalkan dana dari masyarakat.

“Karenanya, peran pemerintah dalam pengembangan pendidikan diniyah takmiliyah ini lebih kepada mendorong dan memperkuat peran serta masyarakat dan pemerintah daerah agar ikut terlibat dalam penganggarannya,” papar Mamat.

Soemitro mengatakan terhambatnya pendidikan diniyah takmiliyah karena dananya masih mengandalkan masyarakat, para guru diniyah takmiliyah  sangat berharap adanya anggaran dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

“Adanya diniyah takmiliyah sangat membantu bagi siswa-siswi dalam pendidikan keagamaan, karena terbatasnya jumlah mata pelajaran agama baik di sekolah umum maupun madrasah,” papar Soemitro.

(johara/sir)

Teks Gbr-Ketua Umum FKDT Soemitro (kiri) dan Kasubdit Madrasah Diniyah Takmiliyah Kementerian Agama Dr Mamat Salamat Burhanuddin saat peresmian Kantor DPP FKDT, di Jakarta, Sabtu petang. (johara)

Terbaru

Suasana donor darah di Kodim Jakarta Barat
Rabu, 28/09/2016 — 18:34 WIB
Kodim Jakarta Barat Gelar Donor Darah
Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari menunjukan barang bukti di rumah kontrakan produksi ekstasi.
Rabu, 28/09/2016 — 18:32 WIB
Digerebek BNN
Home Industri Ekstasi Dikendalikan Napi di Lapas Tangerang
Ekskavator menghancurkan permukiman warga di RW 12 Bukit Duri yang terdampak normalisasi Kali Ciliwung, Bukit Duri, Tebet, Jaksel. (rachmi)
Rabu, 28/09/2016 — 18:23 WIB
Penertiban Bukit Duri
Warga: Mbok ya Jangan Gusur Dulu, Tunggulah Sidang Pengadilan
cabai-di-pasar-induk-kramatjati-ifand-480x360
Rabu, 28/09/2016 — 18:18 WIB
Ibu-Ibu, Harga Cabai dan Bawang Sudah Turun Lho!