Satu Penadah Menyerah

2 Pencuri Angkot Dibedil Polisi

Rabu, 24 April 2013
depok1

DEPOK (Pos Kota) – Melawan sewaktu akan ditangkap pencuri angkutan kota dan motor ditembak petugas Resmob Polresta Depok di pinggir jalan Komplek Grand Depok City, Kota Kembang, Sukmajaya, Kota Depok, Rabu (24/4) dinihari.

Dipimpin Kanit Resmob, AKP Sitepu, polisi menangkap tiga pelaku pencuri mobil angkot. Dua diantarana dilumpuhkan anggota dengan timah panas di kaki pelaku.

Pelaku yang ditembak Adi, 29, dan Saiful, 29, sedangkan rekannya Toni, 30, menyerahkan diri tanpa ada perlawanan.

Kapolresta Depok, Kombes Achmad Kartiko mengatakan komplotan pencuri asal Lampung sering mengincar angkot dan motor yang sedang diparkir dalam rumah dengan modus mencongkel dengan menggunakan kunci letter T.

“Waktu mau ditangkap pelaku sempat mencabut badik yang disembunyikan di bajunya. Saat itu juga anggota yang sedang menyamar transaksi langsung menembak pelaku di kaki hingga tersungkur,”ujar Kapolres melalui Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Ronald Purba S.Ik kepada Pos Kota.

Pelaku dikenal bengis, dan tidak sungkan-sungkan untuk melukai korbannya jika terdesak. “Setiap menjalankan aksi, keempat pelaku, (satu buron) mempunyai peran masing-masing. Pelaku Adi berperan untuk gunting kabel dan menghidupkan mesin mobil, Saiful bertugas mengawasi, dan Toni mencuri sepeda motor ganda sebagai penadah penjual mobil angkot curian,”paparnya.

Tertangkapnya tersangka pencurian angkot ini berdasarkan lidik selama dua minggu dan ada laporan masyarakat yang mengarah ke pelaku. “Anggota melakukan penyamaran dan bertransaksi dengan pelaku,”ungkap Kapolres.

Mobil angkot dijual pelaku seharga Rp 3 juta perunit sepeda motor dijual seharga Rp. 2 Juta.”Kebanyakan profesi pelaku sehari – hari adalah sopir angkot tembak,”paparnya.

Kartiko menyebutkan barang bukti yang disita berupa satu unit mobil angkot Suzuki Carry 02 jurusan Terminal Depok 2, motor Vario putih, B 3572 SHT yang dicuri u saat sedang diparkir di teras rumah kontrakan di Kukusan Beji, pada 8 April 2013.

Pelaku dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian pemberatan dan untuk Toni dikenakan pasal 480 tentang penadah hasil curian.

Kartiko menambahkan, otak pencuri berinisial AN masih diburu petugas Resmob. “Identitas sudah kita ketahui. Pelaku berdalih mencuri untuk kebutuhan hidup keluarga,”jelas Kapolres (Angga)

Teks Foto: Wakasat Reskrim Polresta Depok, AKP I Ayu Gusti, bersama Kabag Humas Polresta Depok, AKP Achmad Subekti menangkap tiga pelaku curanmor didor petugas. (Angga)

Tentang Kami

Poskota

Poskota, Poskotanews, Poskota Online adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT. Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.