Friday, 20 September 2019

Latgab TNI

9 KRI Koarmabar Manuver Taktis di Laut

Kamis, 25 April 2013 — 16:05 WIB
latgab-sub

JAKARTA (Pos Kota) – Unsur-unsur Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) jajaran Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) yang terlibat dalam Latihan Gabungan (Latgab) TNI 2013 melakukan berbagai macam materi latihan diperairan Laut Jawa dalam pelayaran lintas laut menuju pangkalan aju Surabaya.

Unsur KRI jajaran Koarmabar yang berjumlah sembilan kapal perang berbagai jenis terebut berasal dari  Satuan Kapal Eksorta Koarmabar (Satkorarmabar) dengan empat kapal perang type parchim, Satuan Kapal Amfibi Koarmabar (Satfibarmabar) dengan dua KRI type frosch dan Satuan Kapal Cepat Koarmabar (Satkatarmabar) dengan tiga KRI type Kapal Cepat Rudal (KCR) yang merupakan kapal produksi dalam negeri, masing-masing KRI Clurit-641, KRI Kujang-642 dan KRI Baladau-643.

Kapal-kapal perang jajaran Koarmabar tersebut bertolak dari dermaga JITC Tanjung Priok Jakarta menuju Pangkalan Angkatan Laut di Surabaya dalam rangka kesiapan akhir bersama unsur-unsur dari Koarmatim, dan Kolinlamil. Selanjutnya unsur-unsur tersebut akan menuju daerah latihan untuk melaksanakan manuver lapangan di Asem Bagus, Sanggata dan Bima.

Saat melakukan lintas laut kapal-kapal perang tersebut kembali melaksanakan berbagai macam latihan diantaranya latihan komunikasi antar kapal perang, latihan formasi kapal serta latihan peran-peran mulai dari latihan peran tempur sampai latihan peran kebakaran.

Unsur-unsur kapal perang jajaran Koarmabar yang terlibat dalam Latgab TNI 2013 tersebut nantinya akan tergabung dalam Komando Tugas Laut Gabungan (Kogaslagab).

Dalam latihan Latgab TNI 2013 unsur-unsur KRI yang tergabung dalam Kogaslagab dibawah pimpinan Panglima Kogaslagab (Pangkogaslagab) Laksamana Pertama (Laksma) TNI Tri Wahyudi Sukarno, S.E., yang sehari-harinya menjabat sebagai Komandan Gugus Tempur Laut Koarmabar (Danguspurlaarmabar).

(dispenarmabar/sir)

Teks Gbr- Tiga Kapal Cepat Rudal (KCR) produksi dalam terlibat Latihan Gabungan TNI 2013.