Kamis, 25 April 2013 19:43:08 WIB

Spesialis Pemecah Kaca Mobil Dibekuk Polisi

Pelaku Pemecah Kaca

TANGERANG (Pos Kota) – Tiga pelaku pencurian dengan modus pecah kaca mobil yang biasa beraksi di wilayah Jabotabek digulung tim Resmob Polsek Serpong . Para pelaku dibekuk ketika akan beraksi di Jalan Raya Letnan Sutopo, Perumahan Bumi Serpong Damai (BSD), Kota Tangerang Selatan, Kamis (25/4) siang. Lantaran

berusaha kabur ketika disergap, ketiga bandit jalanan itu pun terjungkal setelah sebutir timah panas tim Resmob bersarang di kakinya masing-masing.

Ketiga tersangka yakni ; Hendra Kurniawan, alias Panglima,25, Khoirul,22, dan Darmono,23, hanya bisa merintih kesakitan ketika dibawa petugas ke kantor polisi.

Dari tangan Komplotan Panglima Cs itu, polisi menyita barang bukti hasil kejahatan berupa dua sepeda motor, satu buah obeng, 4 buah tas laptop dan 1 buah tas koper.

Kapolsek Serpong Kompol Leganek Mawardi mengatakan, Komplotan Panglima Cs dibekuk petugas ketika akan beraksi memecahkan kaca mobil sedan BMW milik Priatno, 40, warga Perumahan BSD, Kota Tangerang Selatan yang diparkir di depan sebuah minimarket tak jauh dari lampu merah Santa Ursula.

Beruntung, aksi kejahatan komplotan Panglima Cs itu berhasil digagalkan Tim Resmob Polsek Serpong setelah mengenali jaket Hendra Kurniawan alias Panglima. Ciri-ciri itu diperoleh petugas setelah melihat rekaman CCTV aksi sebelumnya di daerah Kelurahan Rawa Buntu, Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan.

“Komplotan Panglima Cs merupakan DPO kami. Aksi mereka pernah terekam CCTV ketika beraksi di Kel Rawa Buntu. Jaket yang digunakan pelaku sama dengan yang ada di CCTV,” ungkap Leganek.

Lanjut kapolsek, berdasarkan ciri-ciri tersebut, tim Resmob Polsek Serpong yang dipimpin Kanitreskrim Ipda Sumiran langsung melakukan pengepungan di lokasi kejadian.

Mengetahui aksinya tertangkap basah oleh polisi, ketiga bandit jalanan itu berusaha mengeluarkan jurus langkah seribu. Naas bagi Panglima Cs, sebutir timah panas yang bersarang dikakinya itu menghentikan sepak terjang di dunia kejahatan.

“Ketika disergap tengah beraksi, ketiga pelaku mencoba kabur setelah tembakan peringatan petugas tak digubris,” tegas Leganek.

Kepada petugas, ketiga warga Ciledug, Kota Tangerang ini mengaku sudah 40 kali melakukan aksi kejahatannya seperti di wilayah Serpong, Pamulang, Tangerang Selatan, Ciledug, Cipondoh, Kota Tangerang, wilayah Kalideres, Palmerah, Jakarta Barat, dan wilayah Depok hingga Bogor Jawa Barat.

Hasil kejahatan berupa laptop, HP atau barang-barang milik korban lainnya langsung di jual ke penadah di daerah pasar Ular, Jakarta Utara, Taman Puring, Jakarta Selatan.

“Pengakuan mereka, hasil kejahatan seperti laptop atau HP di jual ke penadah dengan harga berkisar Rp 2-4 juta,” ujar Kapolsek.

Sebelum beraksi, jelas Kapolsek,  salah satu pelaku bernama Darmono, terlebih dulu mengintai kendaraan yang akan di jadikan sasaran kejahatannya. Dengan berjalan kaki, Darmono mengintip kaca mobil para korbannya.

Setelah dipastikan terdapat tas atau barang-barang lainnya, Darmono kemudian memberi isyarat dengan mengacungkan jempol. Setelah mendapatkan isyarat, Panglima bersama anak buahnya langsung memepet mobil korban dan memecahkan kaca dengan sebuah obeng min.

“Aksi mereka cukup cepat. Hanya membutuhkan waktu antara 3-5 menit saja,” pungkas Leganek. (Imam/d)

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.