Tidak Becus Jadi Komandan Apel, Pejabat Dihukum Baris-Berbaris

Kamis, 25 April 2013
latihan-berbaris

BEKASI (Pos Kota)- Gara-gara seorang lurah tidak becus menjadi komandan apel, Walikota Bekasi meminta Kodim 0507/BS Bekasi, melatih 12 camat, 12 sekretaris kecamatan (sekcam) dan 56 lurah usai jam istirahat di Plaza Pemkot Bekasi.

Suasana ‘hukuman’ pada Kamis siang  (25/4), menjadi tontonan karyawan lain, karena tidak semua camat, sekcam dan lurah memiliki postur yang ideal, ada yang perutnya lebar dan ada juga yang perutnya buncit, “Lucu ngeliatnya pas latihan baris berbaris,” ujar Diani Aprijanti, karyawati yang menonton ‘hukuman’ itu.

Para pejabat di wilayah ini, selain dilatih baris berbaris seperti layaknya anggota Pramuka, juga dilatih memimpin apel. Gerakan dasar baris berbaris, seperti balik kanan, hadap kanan, hormat kanan dan maju jalan, banyak tidak bisa, kalau pun bisa dilakukanya tidak sempurna, “Mungkin mereka lupa karena jarang diterapkan di lingkungan kerjanya,” ujar Pelda Suwarno, anggota Kodim 0507/BS Bekasi yang melatih mereka, saat dihubungi Pos Kota.

Dirinya bersama tiga anggota lain, akan melatih mereka setiap hari dan ini merupakan perintah dari Komadan Kodim 0507/BS Bekasi, setelah walikota meminta bantuan untuk mendidik mental para pejabat wilayah.

Kekecewaan Rahmat Effendi, Walikota Bekasi ini, setelah pada Senin pekan lalu dilakukan apel gabungan. Saat itu Lurah Pejuang, Medansatria yang menjadi komandan apel, “Acaranya jadi acak-acakan, karena dia tidak mengerti tata upacara dan baris berbaris,” ujar Yayan Yuliana, Kasat Pol PP Kota Bekasi, yang ikut melatih mereka.

Akibatnya walikota memerintahkan Kabag Bina Pemerintahan (Bipem) mengumpulkan pejabat wilayah untuk dilatih baris berbaris. Namun beberapa lurah menyayangkan latihan tidak dilakukan satu persatu, “Coba kalau satu persatu dilatih gerakan dasar baris berbaris belum tentu bisa,” ujar Endang, salah satu lurah.

Sementara itu Rayendra Sukarmadji, Sekda Kota Bekasi, kepada Pos Kota mengatakan dirinya juga kecewa karena pejabat wilayah yang mestinya mampu memimpin, malah tidak bisa memimpin apel. Apel gabungan dilakukan setiap Senin dan komandan apel selalu bergiliran, “Kalau memimpin apel saja tidak becus, bagaimana memimpin anak buahnya,” tandas Rayendra yang akrab disapa Roy ini.

‘Hukuman’ latihan ini dilakukan selama sepekan usai jam istirahat, mereka selain diabsen juga diultimatum akan mendapat sanksi dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Bekasi jika mangkir. “Selain absen dari Bipem, kami juga punya absen sendiri,” ujar Roro, pejabat BKD Kota Bekasi.

(saban/sir)

 
latihan-berbarisTeks Gbr- Dua belas Camat, 12 Sekcam dan 56 lurah se-Kota Bekasi, saat di’hukum’ latihan baris berbaris. Ini gara-gara seorang lurah tidak becus menjadi komandan apel gabungan. (saban)

Tentang Kami

Poskota

Poskota, Poskotanews, Poskota Online adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT. Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.