Thursday, 18 October 2018

Tiga Artis Ogah Miliki Guru Spritual

Selasa, 30 April 2013 — 9:14 WIB
cynthiara

JAKARTA (Pos Kota) – Perseteruan antara Eyang Subur dengan Adi Bing Slamet, membuat para selebritis angkat bicara terkait guru spiritual maupun dukun. Tiga artis cantik, Cynthiara Alona, Aira Miranty Dewi dan Zaskia Gotix mengaku tak mempercayai kehebatan guru spiritual.

“Aku enggak percaya sama guru spiritual, karena Allah Yang Maha Kuasa melebihi dari segalanya. Kalau percaya sama manusia yang memiliki ilmu ghaib seperti itu sama saja dengan menduakan Allah dan musyrik,” tegas Cynthiara Alona.

Bintang film ‘Diperkosa Setan’ ini mengatakan, jika ingin tenar, banyak rejeki, punya jabatan atau ingin cantik cukup dengan berdoa dan meminta sama Tuhan. “Jadi buat apa punya guru spiritual atau dukun. Kalau untuk mempercantik diri itu intinya dari kebersihan hati dulu dan saling menghargai sesama manusia dan perbayak amal pada fakir miskin anak yatim,” tambah bintang film Drop Out ini.

KORBAN GUNA-GUNA

Lain halnya dengan Cynthiara Alona, penyanyi Aira Miranty Dewi mengaku, pernah menjadi korban guna-guna orang yang tak suka dengan dirinya.

“Pacarku diambil orang degan cara didukunin dan itu sudah terjadi, pelakunya janda juga. Kalau aku sih mengalah saja silahkan ambil. Karena aku anggap sama aja hal itu mencuri hak orang lain apa bedanya sama maling,” tutur artis yang akrab disapa Miranty ini.

Pelantun ‘Aku Jalak Bukan Jablay’ ini mengaku percaya akan adanya pembalasan baik di dunia maupun di akhirat. “Biarkan orang seperti itu pasti dibalas sama Allah lebih sakit daripada pembalasan dari manusia. Kalau aku sih sekarang mencegah santet dengan cara perkuat ibadah dan enggak mau punya musuh,” papar novelis cantik ini.

GURU SENAM

Penyanyi dangdut Zaskia Goyang Itik (Gotix) mengaku tak mempercayai dukun maupun guru spiritual. “Sampai sekarang Neng (Zaskia) enggak punya guru spiritual, tapi kalau guru senam ada,” ujarnya.

Ia juga mengaku tidak pernah dijerumuskan oleh teman-teman atau kerabatnya untuk ikut dalam ajaran sesat.

Menurutnya, untuk sukses yang dibutuhkan adalah kerja keras. “Kita yakin aja kalau mau sukses, harus bekerja. Alhamdulillah enggak ada yang ngejerumusin ikut aliran sesat atau semacamnya,” tandasnya.(mia/percoyok/rf/ird)