Rabu, 1 Mei 2013 18:55:57 WIB

Cabuli Bocah, Pengendara Motor Dihajar Warga

Borgol

BEKASI (Pos Kota) -  Jika saja M. Ridwan, 22, tak peduli dengan ulah RA, 34, mungkin banyak siswi SD yang menjadi korban pelecehan seksual. Berkat kepedulian karyawan sebuah persahaan ini, aksi ayah satu anak itu bisa dihentikan.

RA ditangkap di depan Plaza Pondok Gede usai mencabuli bocah kelas 4 SD di atas motornya. Massa sempat memberi bogem mentah.  Orangtua bersama korban dan saksi M. Ridwan, membawa tersangka ke Mapolresta Bekasi, Rabu (1/5) sore.

Menurut M.  Ridwan, awal kejadian tersebut ketika ia akan berangkat kerja melintasi pinggir  jalan Banjir Kanal Timur, Rabu (1/5) siang sekitar pukul 12.00.

Di sana ia melihat seorang pemuda usai bertanya langsung menarik bocah perempuan bersergam putih merah (SD) naik ke sepeda  motor bebek yang dikendarai.

Di atas sepeda motor bocah perempuan itu dipegang-pegang bagian dadanya lalu kedua tangannya disuruh meremas kemaluan lelaki itu. Sampai di lampu merah perempatan kalimalang arah Pondok Gede bocah perempuan itu dalam keadaan menangis diturunkan dari motor. Lelaki itu lantas meninggalkannya.

M.  Ridwan melihat itu terus mengikuti laju sepeda motor sin pencabul. Di wilayah Jalan Jatiwaringin, lelaki pencari mangsa itu dapat korbannya yang mengenakan pakaian putih merah yang sedang menunggu angkutan kota untuk ke sekolah.

Di sana dengan jurus pura-pura bertanya alamat Plaza Pondok Gede, lelaki itu kemudian minta ditunjjukkan. Fi,9, pun ikut naik ke atas jok  motor menunjukkan Plaza Pondok Gede. Namun dalam perjalanan si lelaki itu salah satu tangannya ke belakang meraba-raba paha korban.

Bocah malang itu kemudian diturunkan di dekat pusat perbelanjaan itu dengan sebelumnya mencium pipi korban.  Rupanya aksi bejad lelaki yang mengaku bekerja di Jalan Tol Jagorawi ini membuat muak M Ridwan.

Karyawan sebuah perusahaan ini meminta bantuan Yunus, 30, warga setempat untuk menyaksikan ia menangkap si lelaki bejad ini.

Warga pengunjung di luar pusat perbelanjaan itu langsung berkerumun ketika M Ridwan menangkap lelaki itu. Mereka mengira kalau keributan tersebut adalah terjadi tabrakan motor.

Namun setelah mendapat penjelasan dari M Ridwan massa ada yang memberi bogem mentah pada RA.

Ayah satu anak ini kemudian digelandang ke Mapolsek Pondok Gede. Pada petugas RA mengaku hanya meraba-raba bocah tersebut. Orangtua korban meminta petugas menangani kasus ini.
“Saya cuma ingat pada ponakan kalau diperlakukan seperti itu bagaimana jadinya. Makanya saya ikuti terus sampai ada warga yang mau ikut menjadi saksi,” papar M Ridwan.(yanto/d)

(yanto)

ard

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.