Dampak KJS di RS Sumber Waras, Gajian Molor Paramedis Demo

Rabu, 1 Mei 2013
Grogol-demo-1

JAKARTA (Pos KOta) – Ratusan karyawan dan paramedis Rumah Sakit Suber Waras, Jakarta Barat, demo di depan rumah sakit, persisnya di pinggir Jalan Kiai Tapa, Grogol, Jakarta Barat. Mereka mengaku pembayaran gaji terlambat diduga akibat program Kartu Jakarta Sehat (KJS) yang dicanangkan oleh Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) dan Wagub Ahok.

Aksi mereka mendapat perhatian warga sekitar, termasuk pengendara kendaraan bermotor yang melintasi jalan tersebut. Sejumlah spanduk mereka bentengkan di pinggir jalan.

Disebutkan, sejak program KJS diberlakukan di rumah sakit, karyawan, staf dan paramedis, termasuk dokter mengalami penundaan pembayaran gaji. Termasuk pembayaran uang lembur. Biasanya, kata pengunjukrasa, gaji mereka dibayar tepat waktu, namun sejak digaungkan program KJS di rumah sakit itu, pembayaran gaji molor beberapa bulan. “Misalnya uang jaga Januari dibayar pada bulan April,” kata satu pendemo.

Pada aksi itu, dua dokter sempat berorasi yakni dokter Shopie dan Dokter Inga. Mereka juga merasakan dampak penundaan pembayaran gaji tersebut. Bahkan Dokter Inga yang sudah bertugas beberapa tahun di rumah sakit itu, menyatakan akan mengundurkan diri dari rumah sakit.

Demo ratusan orang itu berlangsung tertib dan terkendali. Mereka mengatasnamakan sekitar 600 orang di RS Sumber Waras. Usai orasi pendemo akan bergabung dengan buruh di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat.

PELAYANAN

Meski ratusan karyawan dan paramedis demo di depan rumah sakit, namun pelayanan pasien tidak terganggu. Karena ada petugas dan dokter piket, “Pelayanan tetap jalan, karena yang demo tidak semua,” kata satu petugas.

Meski demikian, aksi ini mendapat pengawalan dari polsek dan polres setempat.
(warto/sir)

Tentang Kami

Poskota

Poskota, Poskotanews, Poskota Online adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT. Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.