Monday, 27 May 2019

Harga Ayam Terjun Bebas

Banyak Peternak Unggas Gulung Tikar

Jumat, 3 Mei 2013 — 7:24 WIB
gulun35

JAKARTA (Pos Kota)-Peternak unggas mengaku resah. Pasalnya, setiap kali terjadi pasokan yang melimpah harga langsung terjun bebas sehingga mereka mengalami kerugian yang besar.

“Contohnya yang terjadi di Sulawesi Selatan saat ini, harga ayam broiler jatuh hingga di level Rp6.000-6.500 per kilogram. Padahal harga patokan jualnya yakni Rp15.000 per kilogram,” kata Ketua Umum Asosiasi Peternak Unggas Indonesia Hartono, dalam diskusi dengan Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian di Jakarta, kemarin.

Menurut dia, sudah bisa dipastikan hal itu akan mengakibatkan banyak peternak yang gulung tikar. Hal itu sudah berlangsung selama tiga bulan.

Mereka mengharapkan agar pemerintah mengeluarkan aturan harga jual, seperti yang dilakukan terhadap beras, untuk mengantisipasi anjloknya harga produk ternak tersebut di pasaran saat produksi melimpah. Saat pasokan melimpah bisa dipastikan harga selalu jatuh.

“Kami mengharapkan pemerintah membuat alat pengendali harga seperti Bulog menangni beras, agar harga unggas tidak jatuh,” tambahnya.

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Syukur Iwantoro mengakui memang produk unggas rentan terhadap fluktuasi harga. Jika pasokan berkurang harga langsung melambung. Begitu pula sebaliknya begitu pasokan melimpah harga terjun bebas.

Sebenarnya ada satu cara mengatasinya yakni melakukan eskpor saat pasokan melimpah. Sayangnya sejak merebak kasus flu burung Indonesia tidak bisa ekspor.

Karena itu pihaknya akan meyakinkan negara lain untuk bisa kembali menerima unggas dari Indonesia. Sebab beberapa daerah seperti Maluku Utara, Gorontalo, dan Kalimantan Barat sudah terbebas dari flu burung. (faisal)

Menteri Perdagangan Gita Wirjawan saat sidak ke Pasar Ciawai