Sabtu, 4 Mei 2013 20:03:30 WIB

Bupati Kepulauan Aru Terancam Masuk DPO

Kejaksaan Agung

JAKARTA (Pos Kota) – Jaksa Agung Basrief tengah mempertimbangkan untuk memasukan Bupati Kepulauan Aru, Maluku Kol Purn Theddy Tengko ke dalam DPO (Daftar Pencarian Orang) alias buron.

“Tentu, kita akan (pertumbangkan) ke dalam DPO),” kata Jaksa Agung Basrief Arief menjawab eksekusi terhadap Theddy Tengko usai eksekusi terhadap Susno Duadji, di Kejaksaan Agung, kemarin.

Namun begitu, Basrief yang harus turun tangan dalam rangkaian eksekusi Komjen Pol Purn Susno Duadji, belum dapat memastikan langkah tersebut.  “Semua ada prosedur dan mekanisme.”

Menurut Basrief, pihaknya selaku eksekutor wajib menjalankan perintah undang-undang terhadap putusan yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap, seperti diatur dalam pasal 270 KUHAP.

Nama Theddy Tengko sempat menghiasi pemberitaan, sebab dia dibawa sekelompok pria berbadan tegap saat akan dibawa ke Kepulauan Aru untuk dieksekusi dari Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (12/12) tengah malam.

Theddy dibawa ke Bandara Soette setelah ditangkap di salah hotel di kawasan Menteng, Jakarta Pusat atas permintaan Kejati Maluku, untuk menjalani eksekusi terkait perkara korupsi, yang telah memiliki kekuatan hukum tetap.

Namun, ia tetap menyatakan dirinya tidak bersalah dan terus melakukan berbagai upaya hukum, tapi hal itu tidak menunda eksekusi. Sesuai putusan MA 161 K/Pid.Sus/212, dia dipidana empat tahun serta denda Rp500 juta dan mengembalikan kerugian negara.

Dia dijadilkan pesakitan terkait kasus korupsi dana APBD Aru 2005 sampai 2007 sebesar Rp42,7 miliar. Dimana Rp24 miliar adalah hasil PBB dan BPHTB 2007 masuk ke rekening Theddy. (ahi/d)

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.