Monday, 27 May 2019

Pengusaha SPBU Minta Marjin Naik

Minggu, 5 Mei 2013 — 15:05 WIB

JAKARTA (Pos Kota) – Para pengusaha stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) minta kenaikan marjin (alpha) penjualan, terkait rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) dari Rp4.500 menjadi Rp6.000/liter.

“Kalau harga BBM jadi naik pada Juni mendatang, kita minta kenaikan marjin,” kata Wakil Ketua DPD III Hiswana Migas wilayah Jakarta, Jabar dan Banten, Eko Wuryanto, Minggu (5/5).

Alasan para pengusaha SPBU minta kenaikan marjin, karena selama tujuh tahun tidak pernah naik.

Padahal biaya operasional belakangan ini terus bertambah, sejalan dengan naiknya tarif dasar listrik (TDL) pada 2013.

Selain itu kenaikan upah minimum provinsi (UMP) yang variatif di setiap daerah yang mencapai 30 sampai 55 persen pada 2012. Di tambah tahun sebelumnya yang kenaikan sekitar 5 hingga 10 persen serta naiknya  biaya opersional setiap tahunnya.

Karena itu, pihaknya  berharap saat membahas APBN-P dengan DPR terutama masalah kompensasi BBM, pemerintah mau memperjuangkan kenaikan marjin bagi para pengusaha SPBU.

Sampai sekarang, para pengusaha hanya menerima marjin berkisar Rp180 hingga Rp200/liter.
“Kami minta marjin naik menjadi Rp275 hingga Rp300/liter,” jelas Eko.

(setiawan/sir)