Monday, 27 May 2019

Gas 12 Kg Bakal Ditarik

Senin, 6 Mei 2013 — 18:36 WIB
gs

JAKARTA (Pos Kota) – Selain gas elpiji 3 Kg yang dikendalikan, Pertamina juga akan mengurangi pasar gas 12 Kg. Perlahan-lahan akan diganti dengan produk gas baru.

“Karena gas elpiji 12 Kg tidak boleh naik, ya perlahan-lahan akan dikurangi,” kata General Manajer Pertamina Region III, Hasto Wibowo, Senin (6/5).

Karena itu Pertamina memperkenalkan gas baru yang disebut ease dengan ukuran tabung 9 Kg dan 12 Kg.

Jika masyarakat mau menerima gas baru ini, gas elpiji 12 Kg akan ditarik perlahan-lahan dari pasar. Sehingga Pertamina bisa mengurangi kerugian akibat mensubsidi harga gas 12 Kg.

Sesuai informasi yang diperoleh Pos Kota, gas ease dijual dengan harga pasar. Untuk tabung 9 Kg dijual dengan harga Rp95 ribu/tabung dan 14 Kg Rp148 ribu/tabung.

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meminta Pertamina tidak perlu melakukan pengendalian alokasi terhadap gas elpiji 3 Kg.

“Kalau tidak mau kuota gas elpiji 3 Kg jebol, jadikan pasar gas melon tersebut tertutup,” kata pengurus harian YLKI, Tulus Abadi.

Artinya jangan dijual bebas. Hanya masyarakat bawah saja yang boleh membeli gas elpiji 3 Kg.”Sehingga masyarakat kecil bisa dilindungi,” tambahnya. (setiawan)

  • bright

    Setuju sekali elpiji 3kg pasar tertutup hanya masyarakat bawah, bukankah saat pembagian dulu juga ada formulir keterangan penghasilan di bawah Rp. sekian? Masalahnya dulu masyarakat mampu juga asal isi saja penghasilannya rendah, jadi dapat jatah paket 3kg. Padahal ini jelas menipu, akibatnya ya kuota jebol. So, kembali ke morality juga sih…