Friday, 16 November 2018

Mayat Tanpa Identitas Bisa Dikenali Lewat e-KTP

Senin, 6 Mei 2013 — 20:57 WIB
yatgaknal65

JAKARTA (Pos Kota) – Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mempraktekkan kecanggihan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) di depan Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution dan Dirjen Pajak Fuad Rahmany.

Praktek kecanggihan itu berlangsungnya penandatanan nota kesepahaman tentang kerjasama pemanfaatan Nomor Induk Kependudukan (NIK), Data Kependudukan dan e-KTP, di Kantor Kemdagri, Jakarta, Senin siang.

Saat itu, Gamawan mengatakan jika seseorang lupa membawa e-KTP, dan mengalami kecelakaan di jalan sampai meninggal dunia maka cukup polisi melakukan sidik jari korban, maka identitasnya akan diketahui.

Untuk membenarkan ucapannya, Gamawan meminta Dirjen Pajak Fuad Rahmany menempelkan sidik jarik kepada “card reader” (kartu pembaca), maka dengan sendirinya data dirjen pajak tersebut terpampang di layar.

“Inilah manfaat yang begitu besar dengan menggunakan e-KTP. Data kependudukan tidak ada yang ganda,” papar Gamawan yang mantan gubernur Sumatera Barat.

Ia mencontohkan pelaku teroris seringkali menggunakan data ganda dengan nama dibolak-balik, maka dengan e-KTP tidak bisa lagi karena sidik jarinya akan tertera dan hanya satu sidik jari yang berlaku. (Johara)

ilustrasi

  • bagong

    good, tim identifikasi konban, harus sdh siap dgn alat card reader / (kartu pembaca)nya…