Pakai Seragam dan Sepatu Sumbangan, Bocah Korban Kebakaran Ikut UN SD

Senin, 6 Mei 2013
UN

JATINEGARA (Pos Kota) – Setelah kebakaran di Kampung Pulo RW 02 hangus dilalap ap, Ega Ardiansyah,12, bocah kelas enam SDN 10 Petang Bukit Duri, Jakarta Selatan tetap mengikuti Ujian Nasional (UN). Senin (6/5).

Meski tempat tinggalnya di RT 15/03, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur. Hangus terbakar, sehari sebelumnya. Seragam sekolah, maupun buku-buku pelajaran yang sudah dipersiapkan sebelumnya turut ludes tak tersisa dalam kebakaran yang menghanguskan sekitar 86 bangunan di empat RT dan dua RW tersebut.

Dengan mengenakan seragam dan sepatu dari sumbangan untuk korban kebakaran, Ega berangkat sekolah dengan diantar oleh neneknya Isnawati, 50, dari tempatnya mengungsi di daerah Bukit Duri yang berada persis di seberang sungai rumahnya.

“Dari kemarin, dia sudah mengungsi di rumah saudara di seberang. Tadi diantar neneknya, Orang tuanya sudah meninggal dunia beberapa tahun lalu,” kata paman Ega, Novel, 30. Ia juga menambahkan Ega sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi UN. Namun,kemarin membuat Ega sedikit trauma. Buku-buku pelajaran yang menjadi panduannya menghadapi UN ludes tak tersisa.

“Udah kebakar semua. Babis. Ega jadi sedikit trauma. Lebih banyak bengong. Tadi sebelum ujian, saudara-saudaranya sudah bilang ke dia, jangan mikirin yang di rumah, konsentrasi saja ngerjain ujian,” katanya.

Beruntung, pihak sekolah mengerti kondisi anak didiknya. Tanpa mengenakan seragam, pihak sekolah memperkenankan mereka untuk turut mengikuti ujian. “Tapi tadi anaknya sempat nangis, karena malu ngga pakai seragam, walaupun pihak sekolah sudah siapin seragam di sekolah. Akhirnya tadi minjem dulu dari teman-temannya,” kata Lita Pandiari, ibu dari Egis.

Lita berharap, anak keduanya itu tidak terpengaruh dengan peristiwa yang menyebabkan rumah tiga lantainya di RT 15/03 ludes terbakar. Dia berharap sang anak tetap mengikuti ujian dengan baik, dan dapat melanjutkan pendidikannya ke SMP 26, seperti yang dicita-citakannya.

“Dari Kelas I sampai pembagian rapot terakhir kemarin, Egis masuk peringkat 10 besar di kelas, Insya Allah bisa lulu dan masuk SMP 26, walaupun tadi masih terlihat shock,” katanya.

Lurah  Bambang Pangestu, mengatakan  selain kedua murid SD 10 Petang Bukit Duri, terdapat sekitar lima anak lainnya korban kebakaran yang harus mengikuti UN. pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak sekolah agar memfasilitasi para murid ini agar tetap dapat mengikuti Ujian.

“Lima anak ini semuanya di SD 02 Balimester. Tadi pihak sekolah sudah datang dan memfasilitasi mereka untuk dapat ikut ujian,” katanya.

(M1/sir)

Tentang Kami

Poskota

Poskota, Poskotanews, Poskota Online adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT. Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.