Selasa, 7 Mei 2013 19:38:45 WIB

Ketua KPU Cilegon: 99 Persen Bacaleg Belum Penuhi Syarat

KPU-logo1

CILEGON (Pos Kota) – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon, Syaeful Bahri, mengatakan sebanyak 99 persen bakal calon legislatif (bacaleg) yang telah menyerahkan berkas kelengkapan bacaleg untuk daerah pemilihan Kota Cilegon dinyatakan belum lengkap dan wajib melakukan perbaikan.

Ketua Kpu Syaeful Bahri

Ketua KPU Kota Cilegon Banten Syaeful Bahri – haryono.

“Bacaleg harus melakukan perbaikan dikarenakan berkas yang telah kami terima banyak yang tidak memenuhi item yang telah ditetapkan oleh KPU,” kata Ketua KPU Kota Cilegon Banten Syaeful Bahri, saat penyampaian hasil verifikasi bacaleg Kota Cilegon, Selasa (8/5).

Dalam pengumuman raport bacaleg yang laksanakan di Media Center KPU Cilegon tersebut, Ketua KPU mengungkapkan, mereka yang dinyatakan berkasnya tidak lengkap tersebut tidak serta merta dinyatakan gugur, melainkan masih diberi kesempatan untuk memenuhi berkas yang kurang. Upaya perbaikan ini bisa dilakukan dari tanggal 9 hingga 22 Mei 2013 mendatang.

Lebih lanjut, Syaiful Bahri juga menegaskan bahwa dari 340 bakal caleg yang telah diserahkan oleh 12 partai politik ke KPU, selain yang wajib melakukan perbaikan, ada di antara mereka yang dinyatakan tidak bisa melakukan perbaikan atau dinyatakan gugur, dan gugurnya bacaleg itu lebih dikarenakan faktor usia yang belum memenuhi syarat.

Untuk diketahui, KPU telah menetapkan bahwa selama masa perbaikan atau pemenuhan berkas persyatan ini, partai politik boleh melakukan bongkar pasang atau pergantian bakal caleg.

Namun demikian hal itu bukanlah hal yang wajib karena yang paling penting untuk dilakukan dalam masa perbaikan adalah melengkapi berkas-berkas kelengkapan bakal caleg yang menjadi catatan dari KPU. (haryono/d)

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.