Rabu, 8 Mei 2013 11:04:06 WIB

Terkena Pembangunan Tol

Warga Perumahan Keluhkan Panitia Lambat

junius-sub

BEKASI (Pos Kota) – Puluhan warga Bekasi Griya Pratama (BGP), Kelurahan Sumber Jaya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat,  mengeluhkan lambatnya proses Panitia Pengadaan Tanah (P2T) Bekasi, terkait rencana pembangunan jalan tol di wilayah mereka. Di sisi lain, tahap negoisasi sudah melewati proses musyawarah pertama yang diadakan pada 2 Mei lalu.

“Kami kecewa karena tidak adanya kesiapan P2T ketika menggelar musyawarah pertama. Seharusnya sebelum musyawarah, tidak ada lagi komplen dari warga terkait pengukuran nilai bangunan. Faktanya, masih ada terjadi kesalahan pengukuran nilai bangunan tempat tinggal kami. Selain itu, kami juga masih belum puas dengan proses negoisasi karena mereka juga tidak terbuka seratus persen dalam memberikan penilaian atas tanah dan bangunan,” kata Rudi, warga.

Menanggapi hal itu, H. Bambang Supena, selaku Kepala Bidang Pengadaan dan sengketa tanah dan satuan tugas P2T Kabupaten Bekasi, mengatakan, “terlepas dari kekurangan dan mengenai kesiapan kami, nanti akan saya bicarakan lagi dengan petugas kami di lapangan. Jadi kalau masih ada warga yang komplen karena ada penilaian berbeda-beda terhadap nilai bangunan, kami akan terus perbaiki,” kata Bambang yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua P2T.

Bambang juga menegaskan jika dirinya tidak mengetahui batas akhir pembebasan lahan yang menimpa sejumlah perumahan serta pemukiman warga di wilayah Tambun dan sekitarnya. Pada musyawarah pertama di kelurahan Sumber Jaya, pekan lalu, pihak P2T melalui tim indenpenden memberikan penawaran terhadap tanah milik warga BGP sebesar Rp1.020.000/meter. Harga itu sendiri jauh dari harapan warga yang kebanyakan masih memiliki utang di bank.

Pasca munculnya patok rencana proyek pembangunan tol di wilayah BGP sejak Agustus 2012 lalu, proses untuk menemui kata sepakat soal harga ganti rugi tanah dan bangunan, masih berjalan alot. Rencana pembangunan jalan tol di wilayah BGP, nantinya akan menghubungkan Cibitung-Cilincing dan diharapkan bisa segera rampung pada akhir tahun 2014 mendatang.

(junius/sir)

Teks Gbr- Gerbang Perumahan Bekasi Griya Pratama yang bakal terkena penggusuran terkait rencana pembangunan jalan tol. (junius)

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.