Tuesday, 23 July 2019

48 Bangunan Liar di Jalan Raya Bogor Dibongkar

Kamis, 9 Mei 2013 — 5:51 WIB
bogliar95

BOGOR (Pos Kota) – Sebanyak 48 bangunan liar yang berjejer di sepanjang Jalan Raya Bogor-Jakarta, Desa Cimandala, Sukaraja, Kabupaten Bogor dibongkar paksa petugas Satpol PP Kabupaten Bogor, Rabu (8/5).

Mencegah aksi penolakan pemilik, 200 personil gabungan TNI-Polri diturunkan kelokasi. Jumlah personil gabungan itu, membuat pemilik bangunan liar, tidak melawan. Bangunan semi permanen itu, lalu dirobohkan petugas.

“Kami hanya orang kecil, dan tidak pernah diberikan surat pemberitahuan sebelumnya. Kalau seperti ini, barang dagangan saya hancur semua,”kata Rosinah 45, pedagang kelapa yang sudah hampir satu tahun menempati lahan untuk kawasan hijau kota ini.

Ia mengaku kesal dengan tindakan aparat Satpol PP yang berlaku arogan dan terkesan pilih kasih dalam membongkar bangunan liar.”Kenapa hanya bangunan kami yang dibongkar. Masih ada bangunan permanen juga sama-sama tak memiliki izin tidak dibongkar,” teriaknya.

Ucok, 35, pemilik tambal ban yang kiosnya diobrak-abrik petugas pasrah. “Saya sudah dua tahun lebih buka usaha di sini, tapi kenapa sekarang tiba-tiba dibongkar dan tidak ada pemberitahuan sebelumnya,”katanya.

Kepala Bidang Pengendalian dan Operasi (Dalops) Satpol PP Kabupaten Bogor, Nangrang membantah kalau pihaknya tidak melayangkan surat peringatan atau pemberitahuan terlebih dahulu.”Nggak benar itu, surat pemberitahuan sudah dilayangkan jauh-jauh hari. Semua prosedur untuk melakukan penertiban sudah kita tempuh. Jadi hanya pembelaan saja itu,” ujarnya.

Ia menjelaskan, beberapa bangunan liar permanen yang tidak langsung dibongkar harus melalui prosedur dan berkordinasi terlebih dahulu dengan Balai Pengelolaan Sumber Daya Air (BPSDA) Ciliwung dan Cisadane Bogor. “Untuk membongkar bangunan tak berizin di sepanjang sungai Cijujung kita harus berkordinasi dulu dengan instansi terkait dalam hal ini BPSDA,”katanya. (yopi)

Ilustrasi