Thursday, 27 June 2019

Isi Bensin Mobil Dibatasi 2,7 Liter, dan Motor 0,7 Liter?

Jumat, 10 Mei 2013 — 21:59 WIB
Foto dokumentasi

Foto dokumentasi

JAKARTA (Pos Kota) – Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Susilo Siswoutomo harus siap dikeroyok pengguna sepeda motor dan mobil, jika membatasi pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi hanya 0,7 liter dan mobil 2,7 hingga 3 liter/hari.

Silakan saja dibatasi. Harus siap dikeroyok pengguna sepeda motor dan mobil,” kata pengurus harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi, Jumat (10/5).

Dengan dibatasi pembelian BBM subsidi bakal banyak kendaraan yang mogok di jalan.

Sehingga Wamen ESDM harus banyak menyediakan mobil derek, karena banyak mobil yang mogok di belantara lalu lintas Jakarta yang kian semrawut dan macet.

Sebelumnya, Wakil Menteri ESDM Susilo Siswoutomo mengungkapkan
pembelian BBM subsidi akan dibatasi, ketika semua kendaraan sudah dipasang radio frequency identification (RFID).

Berdasarkan kebutuhan itu, ia mengemukakan sepeda motor kira-kira 0,7 liter/hari atau satu 4,9 liter maksimal satu minggu.

Untuk konsumsi kendaraan roda empat (mobil) angkutan sekitar 2,7 liter hingga 3 liter/hari. “Jadi kalau dikalikan seminggu (antara 18,9 liter sampai 21 liter),” ucapnya.

Pembatasan ini agar tidak ada BBM subsidi yang disalahgunakan. (setiawan/d)