Jamsostek Usul Usia Pensiun Menjadi 60 Tahun

Selasa, 14 Mei 2013
dirut-sub

JAKARTA (Pos Kota) – Terkait program jaminan pensiun yang akan diselenggarakan BPJS (Badan  Penyelenggara Jaminan Sosial) Ketenagakerjaan,  Jamsostek usulkan peningkatan  usia pensiun dari 55 tahun menjadi 60 tahun.

Direktur Utama PT Jamsostek      Elvyn G. Masassya beralasan, tingkat harapan hidup orang Indonesia kini mencaapai 65 tahun.  “Hingga usia 60 tahun, orang Indonesia masih produktif.”

Ditemui dalam Seminar Nasional  PT Jamsostek menuju BPJS Kelas Dusia, Elvyn mengungkapkan Usulan peningkatan usia pensiun itu dilakukan,  karena perlunya prinsip sustainability dalam program pensiun.

Soal besaran iuran program pensiun, Elvyn mengatakan, masih menunggu regulasi pemerintah. Namun, dalam best practise di sejumlah negara besarannya 30-40 persen dari Take Home Pay.”Tapi kita mengusulkan 15-20 persen dari Take Home Pay,” terangnya.

Dia juga mengungkapkan perlunya mengantisipasi berbagai perkembangan yang terjadi di masa depan ketika BPJS Ketenagakerjaan terbentuk. Seperti perubahan iklim yang cepat, dimana akan banyak terjadi gangguan kesehatan, sehingga diperlukan upaya ekstra preventif kesehatan dibandingkan melakukan kuratif di bidang kesehatan.

Selain itu, makin banyaknya para pekerja di sektor informal dibandingkan pekerja formal. “Karena sistem program pensiun perlu sustainibility, maka diperlukan upaya untuk memformalisasi para pekerja informal ini,” terangnya.

Caranya, kata Elvyn, pihaknya akan melakukan koordinasi agar para nelayan maupun petani tergabung dalam kelompok yang kolektif melalui kerjasama berbagai pihak, pemerintah pusat, Pemda dan swasta.

(tri/sir)

Dirut Jamsostek, Elvyn G Masassya.

Tentang Kami

Poskota

Poskota, Poskotanews, Poskota Online adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT. Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.