Rabu, 15 Mei 2013 20:52:07 WIB

90 Guru Agama Tagih Uang Sertifikasi

Madrasah-n1

BANDUNG (Pos Kota) – Puluhan guru agama honorer yang mengajar di SD di wilayah Kabupaten Bandung, menggelar aksi di gedung DPRD, Rabu (15/5).

Mereka mengaku kecewa lantaran uang sertifikasi tahun 2012 tidak bisa dicairkan terbentur surat keputusan pengangkatan sebagai guru honorer dari Bupati Kabupaten Bandung.

Dalam pertemuannya dengan Komisi D DPRD setempat mereka meminta supaya DPRD mendesak agar uang sertifikasi yang menjadi haknya segera dicairkan. “Uang itu sangat kami butuhkan. Ketika uang ada, pencairannya dipersulit,” kata koordinator aksi, Enjang Sumarna.

Dia mengungkapkan, guru honorer Pendidikan Agama Islam (PAI) kini berdiri di atas dua rumah. Menurutnya, proses sertifikasi dilakukan di kantor Kementerian Agama (Kemenag) sementara pencairan uang sertifikasi harus di Pemda setempat.

Ketika uang akan diambil, pihak Pemda meminta surat pengangkatan sebagai guru honorer dari Bupati. “Kami diangkat jadi guru honorer oleh kepala sekolah bukan Bupati. Dengan adanya aturan ini uang sertifikasi tak bisa diambil,” paparnya.

Terkait persoalan tersebut, Enjang berharap Komisi D DPRD kabupaten Bandung supaya bisa segera turun mengatasi persoalan yang kini tengah dialami puluhan guru honorer.

Uang sertifikasi yang tak bisa dicairkan, lanjutnya cukup lumayan besar karena sudah hampir setahun. Uang itu, akunya, sangat diharapkan karena untuk menopang kebutuhan keluarga. ”

Kami selalu bernasib sial. Gaji sebagai honorer tak jelas hitungannya, ada uang sertifikasi tak bisa dicairkan. Tolong pak Dewan, perhatikan nasib kami,” pintanya.

Gugun Gunawan dari Komisi D menjelaskan, pihaknya akan membantu untuk mengatasi persoalan yang diderita guru agama. Bahkan, dia mengaku kaget kalau selama 2012 uang sertifikasi tak bisa dicairkan.

“Kami akan berusaha mencari jalan keluar supaya uang hak guru bisa diambil,” janjinya di hadapan 60 guru agama honorer. (dono/d)

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.