Wednesday, 20 September 2017

Belum Kantongi Izin, Bangunan Gudang Terancam Dibongkar

Rabu, 15 Mei 2013 — 19:22 WIB
alfa

BOGOR (Pos Kota) – Pembangunan sebuah gudang waralaba  di lahan seluas 37.400 meter di Kampung Tulang Kuning Desa Waru Kecamatan Parung diketahui belum mengantongi izin. Gudang yang dibangun, PT Sumber Alfaria Trijaya (SAT) Tbk itu terancam bakal dibongkar.

“Kita sudak sidak ke lokasi pembangunan dan belum mengantogi izin seperti IMB, izin lingkungan dan sebagainya. Sebab itu kita minta PT SAT Tbk sebagai pemilik bangunan menghentikan pembangunannya,” ujar Ketua Komisi C  DPRD Kabupaten Bogor Wawan Risdiawan, Rabu (15/5).

Sebelumnya anggota Komisi C sidak ke proyek pembangunan gudang ini dan hanya ditemuai oleh kontraktornya. Menurut Wwaan, dari sidaknya, selaian belum mengantongi izin, juga ditemukan kejanggalan setelah dilakukan pengukuran ulang tidak sesuai Koefisien Dasar Bangunan (KDB).

“Bangunan itu  tidak hanya dihentikan dari aktivitas pembangunannya saja, tapi juga bisa dibongkar. Tapi saat kita sidak, pihak  manajemn PT SAT Tbk, tidak ada di tempat.  Kami minta kepada pemborongnya untuk disampaikan ke pemiliknya,” katanya.

Dia mengingatkan PT SAT Tbk untuk menghentikan pengerjaanya sampai semua perizinan dikeluarkan. ”Jika nekat melanjutkan pembangunan kita akan rekomendasikan Satpol PP dan Dinas Tata Bangunan dan Pemukimanan (DTBP) untuk membongkarnya,” katanya.

Sebelumnya DTBP  sudah dua kali melayangkan surat teguran ke PT SAT Tbk untuk menghentikan kegiatan pembangunan seluas 15.132 dil ahan 37.400 meter, namun tak digubrisi.

“Kami tak bisa langsung membongkar atau menyegel pembangunan gudang Alfa di Parung, sebab tidak diatur dalam Perda maupun Perbup. Setelah surat ketiga kita layangkan, juga tak ditanggapi kita akan meminta Satpol PP menyegel atau membongkarnya,” kata Kepala DTBP Kabupaten Bogor Yani Hasan.

Sementara itu, kontraktor pengerjaan Gudang Alfa, Suwitno mengaku tidak tahu menahu soal perizinan, sebab  pihaknya hanya mendapatkan Surat Perintah Kerja (SPK) untuk membangun gudang dari TP SAT Tbk. “Soal perizinan yang mengurus PT SAT Tbk, tapi pihak manajemen tidak ada, hanya kami di lapangan,” ujarnya. (iwan/d)

  • Ujang

    Perlu diusut ada aliran dana ke anggota DPRD.