Thursday, 23 November 2017

Terkait Dugaan Suap Rp2 Miliar, Rumah Bupati Digeledah KPK

Rabu, 15 Mei 2013 — 10:22 WIB
gedung-kpk

MEDAN (Pos Kota) – Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan penyidik KPK dengan melakukan penggeladahan di rumah pribadi Bupati Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara, Hidayat Batubara di Jalan Sei Asahan, Medan, ada kaitannya dengan kasus suap proyek senilai Rp 2 milar yang diduga melibatkan Hidayat Batubara. Menyusul tertangkapnya salah seorang Kepala Dinas yang menjadi bawahannya.

Beredar kabar Hidayat Batubara, akhirnya diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di gedung Kejaksaan Tinggi Sumut, Selasa (14/5) malam.

Selain itu Bupati Madina, KPK juga memeriksa  Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Chairul Anwar, dan juga dua rekanan diperiksa di kantor Kejatisu Jalan AH Nasution Medan.

Seperti diberitakan penyidik KPK dari pukul 10.00 Wib- 19.00 Wib, kemarin, menggeledah Rumah Bupati Mandailing Natal (Madina) Hidayat Batubara di Jalan Sei Asahan No 76 Lingkungan IV, Medan..

Dari pantauan sejumlah wartawan, para petugas membawa beberapa berkas yang tersusun rapi di sebuah map berwarna hitam, barang elektronik seperti rekaman CCTV serta tas berwarna hitam.

Asisten Intelijen Kejatisu Djaja Subagja, mengatakan petugas KPK hanya menumpang melakukan pemeriksaan di kantor tersebut.

Namun salah seorang petugas KPK saat ditanyai  apakah benar yang diperiksa KPK terkait tertangkap tangannya oknum pejabat adalah Kadis PU Pemkab Madina, Bupati Madina dan dua kontraktor, petugas membenarkannya.

“Iya benar,” ucap petugas yang tidak mau menyebutkan namanya.

(samosir/sir)