Jumat, 17 Mei 2013 15:25:21 WIB

Sebelum Menghilang, Briptu Rani Urus Proses Cerai

ran

SURABAYA (Pos Kota)- Briptu Rani Indah Yuni Nugraeni meninggalkan tempat kos di Kelurahan Wonokusumo Gang IV, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto sejak Januari 2013 lalu. Saat meninggalkan tempat kos, Polwan berparas cantik itu dijemput orangtuanya.

“Selama ini, disini tinggal bersama suaminya, Ed itu. Setahu saya Ed itu suaminya tapi sudah sejak bulan Januari lalu pamitan, malah orang tuanya yang jemput kesini. Kalau kabarnya menghilang, saya tidak tahu tapi barang-barangnya memang sudah tidak ada disini,” ungkap pemilik kos, Tukiran.

Dijelaskan Tukiran, saat meninggalkan tempat kos, Briptu Rani dijemput orang tuanya dengan mengendarai mobil jenis sedan. Orang tua perempuan Briptu Rani menyampaikan jika akan membawa anaknya ke Bandung karena Briptu Rani tidak lagi bertugas di Polres Mojokerto.

“Saya tidak curiga apa-apa tapi kepindahannya bersamaan dengan proses pengajuan perceraian dengan suaminya, Ed itu. Saya sendiri tahu jika sedang mengajukan proses perceraian juga dari orang tua perempuannya, karena saat itu yang berpamitan dengan saya orang tua perempuannya, orang tua laki-lakinya di dalam mobil,” jelasnya.

Dikenal Berjiwa Sosial

Briptu Rani Indah Yuni Nugraeni dikenal ringan tangan. Kesaksian diungkap teman Briptu Rani di tempat kosnya di Kelurahan Wonokusumo Gang IV, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Salah satu teman Polwan berparas cantik itu, Eka,24 mengatakan, Briptu Rani dikenal sebagai sosok yang ceria dan mudah bergaul. “Dia memiliki jiwa sosial tinggi dan suka menolong. Seperti uang, saya sering dibantu membayar tunggakan uang kos,” ungkapnya.

Tak hanya dalam segi keuangan, apapun itu masih kata Eka, jika ada teman kos yang kesusahan, Briptu Rani selalu memberikan pertolongan. Teman-teman kosnya mengaku sangat kehilangan sosok Briptu Rani. Menurutnya, sudah satu bulan Bripru Rani sudah tidak tinggal di tempat kosnya.

“Sudah satu bulan lebih dia tidak tinggal disini dan sudah tidak bayar kos lagi. Beberapa polisi juga sering kesini mencarinya, saya sendiri tidak tahu kenapa dicari karena saya tidak tanya,” tuturnya.

Sebelumnya, anggota Polisi Wanita (Polwan) Polres Mojokerto, Briptu Rani Indah Yuni Nugraeni menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Mojokerto. Menyusul selama tiga bulan Polwan yang pernah bertugas di Satuan Lantas Polres Mojokerto ini meninggalkan tugas.

(nurqomar/sir)

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.