Tuesday, 18 September 2018

Hambat Normalisasi Waduk Pluit

Mafia Tanah Banyak Bermain

Sabtu, 18 Mei 2013 — 5:10 WIB
ilusmafia

JAKARTA (Pos Kota) – Mafia tanah diyakini Gubernur Jokowi banyak bermain di warga Waduk Pluit, Jakarta Utara. Akibanya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kesulitan menormalisasi waduk tersebut.

Hal ini diutarakan Jokowi setelah memenuhi panggilan Komnas HAM, Jumat (17/5). Sebelumnya dia sempat dua kali mangkir atas undangan Komnas HAM.

“Mafia-mafia itu telah menjadi developer kecil yang menyewakan lahan milik negara tersebut,” kata Jokowi. “Di sana banyak kelompok, ada yang punya KTP DKI dan ada yang tidak.”

Meski demikian, Jokowi bertekad menormalisasi Waduk Pluit. Untuk melakukan hal tersebut, ia akan mempercepat pembangunan rumah susun (rusun), salah satunya dengan cara menagih hutang pengembang.

“Mulai hari ini (kemarin-red) saya akan tagih hutang pengembang dan devloper rusun. Mereka berhutang Rp13 triliun. Ini untuk warga Jakarta,” tegasnya. “Dengan uang tersebut setidaknya sebanyak 680 rusun bisa dibangun.”

MILIK BUMD

Tidak hanya itu saja, ironisnya bukan hanya warga yang menduduki lahan negara tersebut. Bahkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta juga memiliki properti di atas lahan tersebut. “Kami akan sita aset itu,” tandasnya.

Komisioner Bidang Pemantauan dan Penyidikan Komnas HAM, Siane Indriani, mengakui bahwa memang banyak pihak ketiga yang bermain dan mempunyai kepentingan dalam penataan Waduk Pluit. Ia akan berhati-hati dalam menangani aduan warga Waduk Pluit tersebut.

“Memang kita akui, ada banyak mafia di balik masyarakat Pluit ini. Kami upayakan mengidentifikasi, jangan sampai masyarakat menjadi korban,” ujar Siane.

Wakil Gubernur Ahok menegaskan rumah yang ada di sepanjang bantaran waduk Pluit, baik sisi barat dan timur, bukanlah rumah milik pribadi. Melainkan hampir 80 persen seluruhnya adalah rumah sewaan.

Ahok mengungkapkan orang-orang yang menolak penggusuran merupakan pemilik lahan yang menyewakan kepada orang lain. (guruh/st)

  • Bang ALIE

    Nah lo???? pak dan wakilnya,ini tantangan kalian di wilayah Jakarta”ibu kota”! lain dengan kalian pernah pimpin dulu. ‘stuck’ kan jadinya.kaya film aje?’maju kena mundur kena’. Jakarta itu “sangat COPLICATE” rawan,sadis n deadly kadang2!. harusnya focus n hati2. kote jakarte banyak pitungnya.jadi pak gubernur n wakilnya siap2lah minta pengaman tentara dari darat???dsb.
    ganti nama dulu aje bang….? jangan mas or mantan dll ini betawi bang?.kaga pernah manggil mas di betawi!.

  • PITUNG

    memang susah kalo udah ke enakan gak peduli itu tanah siapa model2nya kaya orang yang suka main bangun aja, anggapanya tanah milik tuhan… susah diatur serakah,, memang di prlukan pemimpin yang berani, jangan takut pak jokowi kalau anda benar pasti tuhan akan melindungi anda tuhan tidak tidur sebaik2nya perlindungan hanya alloh semata.

  • Mangap

    yang bangun bangunan liar ditarik sewa dan dendanya pak kalau dipakai untuk komersial. biar kapok