Monday, 19 November 2018

RSUD Diingatkan Awasi Peredaran Obat Kadaluarwarsa

Sabtu, 18 Mei 2013 — 19:18 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

KARAWANG (Pos Kota) – Forum Perlindungan Konsumen Kabupaten Karawang mengingatkan Dinas Kesehatan setempat untuk meningkatkan pengawasan persediaan obat di Rumah Sakit Umum Daerah Karawang agar tidak terjadi peredaran obat kadaluarsa.

Ketua Forum Perlindungan Konsumen Karawang, Eddy Junaedi, Sabtu mengungkapkan, persediaan obat di RSUD Karawang harus benar-benar terjamin. Jangan sampai obat kadaluarsa beredar di rumah sakit, karena bisa membahayakan pasien.

Eddy menambahkan, ditemukannya obat kadaluarsa yang sempat beredar di RSUD Karawang, sesuai dengan Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Jawa Barat 2010.

Peredaran obat kadaluarsa itu sendiri melanggar Undang Undang Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Jika terdapat bukti kuat terkait peredaran obat kadaluarsa itu, maka pihak RSUD bisa dilaporkan.

“Dalam pasal 8 ayat (1) butir a Undang Undang Perlindungan Konsumen disebutkan, memperdagangkan barang dan/atau jasa yang tidak memenuhi atau tidak sesuai dengan standar yang dipersyaratkan dalam ketentuan peraturan perundang-undangan itu merupakan bagian dari pelanggaran,” tegas Eddy.

Kemudian Eddy mengingatkan, agar Dinas Kesehatan setempat lebih meningkatkan pengawasan terkait dilaporkannya peredaran obat kadaluarsa di RSUD Karawang.  (nourkinan/d)