Sunday, 22 July 2018

Pemandu Sorak Dilarang Tampil, Crystal Palace Kecewa

Minggu, 19 Mei 2013 — 19:11 WIB
Cheersleaders-CP

LONDON (Pos Kota) – Crystal Palace mengaku kecewa setelah para pemandu sorak mereka dilarang tampil pada partai final babak play-off untuk merebut tiket promosi ke Liga Primer Inggris musim depan.

Pada laga itu, Crystal Palace akan menghadapi Watford di Stadion Wembley, Senin (27/5) malam WIB nanti.

Seperti dilansir Daily Mail, para pemandu sorak itu dilarang tampil lantaran dianggap terlalu seksi sehingga dapat mempengaruhi penonton dan hasil pertandingan.

Padahal gadis-gadis pom-pom itu berniat melakukan tarian demi mendukung tim kesayangan mereka sebelum kick off dilangsungkan.

Namun karena dianggap bakal tidak menyeimbangkan dukungan, maka hal itu tak diperbolehkan panitia.

Menurut sejumlah pihak , goyangan para pemandu sorak bisa membuat penonton netral lebih memfavoritkan Palace.

Meski dilarang menampilkan tarian di Final Play Off mendatang, para perempuan cantik ini tetap diperkenankan datang ke Wembley namun sebagai penonton biasa. Pertandingan nanti kemungkinan akan disaksikan lebih dari 80 ribu penonton yang akan hadir di stadion dan jutaan penonton juga akan menyaksikan pertandingan di televisi.

Larangan tersebut membuat pelatih dari Crystal Palace sedikit kecewa. “Kami tentu saja kecewa dengan keputusan ini, tapi saya lebih berharap kami akan menang dalam laga itu dan berhasil promosi ke Liga Premier pada musim depan,” tegas Bronia Gosling seperti yang disitat Daily Mail.

Crystal Palace berhasil melaju ke final play-off dengan menyingkirkan Brighton & Hove Albion dengan agregat 2-0 dal;am dua leg di babak semifinal. Sementara Watford mendepak Leicester City dengan agregat kemenangan 3-2. Pemenang pada laga nanti, akan melengkapi tiga tim yang bakal berlaga di Liga Primer Inggris musim depan.

Sebelumnya, Cardiff City dan Hull City sudah memastikan diri berlaga di Liga Primer setelah finis di urutan pertama dan kedua klasemen akhir Divisi Championship. Kedaunya menggantikan Reading dan Queens Park Rangers yang sudah dipastikan terdegradasi ke Divisi Championship musim depan. (junius/bu)