Saturday, 17 November 2018

Ray Rangkuti : Tak Masalah Tapol Nyaleg

Senin, 20 Mei 2013 — 17:36 WIB

JAKARTA (Pos Kota) – Direktur Lingkar Madani Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti menyatakan tidak masalah caleg berlatar tapol maju sebagai caleg dalam Pemilu 2014. Meskipun aturan  membolehkan bagi tersangka dan mantan napi untuk menjadi caleg, tetapi masyarakat pemilih sudah cerdas untuk menentukan pilihan.

Ray Rangkuti

Ray Rangkuti

Pengamat Pemilu ini mengutarakan, narapidana politik seharusnya tetap diperbolehkan ikut nyaleg. Sebab mereka tidak melakukan tindakan kriminal. Untuk itu kata Ray, ketika KPU menolak seorang caleg karena dia menjalani masa tahanan lebih dari lima tahun saat menjadi narapidana politik, ini  tidak adil.

“Seharusnya KPU membuat aturan dengan definisi yang jelas, jangan semua dipukul rata,” kata Ray  di Jakarta, Senin (20/5).

Menurut Ray, tapol menjadi caleg tidak masalah. Mereka kan bukan koruptor, penjahat yang merugikan orang lain, tetapi orang yang disampingkan karena latar belakannya melawan. Hal Itu terjadi pada masa orde baru. Dimana orang dikomuniskan atau dikriminalkaan karena melawan kekuasan. Sebliknya banyaknya aktivis 98 yang menjadi caleg atau tapol di berbagai partai politik saat ini merupakan langkah politik yang harus didukung.

“Saya mendukung aktivis atau tapol menjadi caleg. Itu spirit baru dan mampu meminimalisir dinasti politik yang saat ini menguasai parlemen. Ketangguhan mereka tidak akan diragukan saat menjadi legislator Senayan,” tegasnya. (rizal/d)