Selasa, 21 Mei 2013 11:15:35 WIB

Kemenpera Siapkan Alternatif Lokasi Pencanangan Pembangunan RST di Malang

menpera-sub

MALANG (Pos Kota) – Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) tengah menyiapkan sejumlah lokasi untuk kegiatan Pencanangan Pembangunan Rumah Sejahtera Tapak (RST) yang mendapatkan fasilitas dan subsidi pemerintah yang akan dilakukan oleh Presiden pada bulan Juli mendatang. Sejumlah alternatif lokasi yang saat ini disiapkan antara lain kompleks perumahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Kota Malang dan Kabupaten Bekasi.

“Saat ini kami tengah menyiapkan sejumlah alternatif lokasi pencanangan tersebut oleh Presiden yang rencananya akan dilaksanakan bulan Juli mendatang,” ujar Sekretaris Kemenpera Rildo Ananda Anwar kepada sejumlah wartawan di sela-sela kunjungan kerja bersama beberapa pejabat Kemenpera di Kota Malang.

Dalam kunjungan kerja tersebut tampak hadir Deputi Pembiayaan Kemenpera Sri Hartoyo, Deputi Bidang Pengembangan Kawasan Agus Sumargiarto, Pejabat Kementerian Sekretariat Negara dan pejabat Dinas Pekerjaan Umum Kota Malang serta beberapa staf lainnya. Rombongan kerja Kemenpera tersebut mengunjungi lokasi perumahan MBR di Perumahan Bulan Terang Utama (BTU) di Kota Malang.

Menurut Rildo, hasil dari peninjauan lapangan nantinya akan disampaikan ke Menpera dan Mensesneg. Usulan-usulan lokasi perumahan yang akan diresmikan nantinya akan diserahkan oleh Mensesneg kepada Presiden untuk menjadi bahan pertimbangan.

“Pencanangan perumahan tersebut rencananya dilaksanakan dalam rangka Pembangunan RST Tahun 2013 mewakili pembangunan RST di seluruh Indonesia. Untuk itu, kami akan terus mendorong pengembang perumahan yang membangun rumah pro rakyat sehingga MBR bisa memiliki rumah dengan harga terjangkau,” ujarnya.

menpera-tengah
Hal senada juga disampaikan oleh Deputi Bidang Pengembangan Kawasan Agus Sumargiarto. Menurutnya, dukungan Pemerintah Kota Malang serta pengembang dalam mensukseskan kegiatan tersebut sangatlah dibutuhkan. Apalagi kebutuhan rumah di Jawa Timur cukup besar.

Saat ini, pihak Kemenpera akan terus memantau sejauh mana kesiapan pengembang di kota apel tersebut untuk kegiatan acara pencanangan tersebut. Kemenpera bahkan telah mengalokasikan bantuan prasarana, sarana dan utilitas (PSU) ke Perumahan Bulan Terang Utama untuk 1.000 unit rumah.

“Hal yang paling penting adalah lokasi perumahan yang dibangun berada di lahan yang sesuai tata ruang serta diperuntukkan untuk perumahan dan permukiman . Selain itu, kami juga berharap pengembang bisa ikut mewujudkan pola hunian berimbang yang ditetapkan oleh pemerintah sehingga MBR juga mempunyai kesempatan untuk memiliki rumah yang layak dan terjangkau,” terangnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Pembiayaan Kemenpera Sri Hartoyo berharap melalui momentum pencanangan ini dapat memacu para pengembang di daerah untuk terus membangun RST untuk MBR. Meskipun dikatakan sebagai RST bukan berarti fasilitas yang ada hanya seadanya namun fasilitas umum dan fasilitas sosial untuk masyarakat juga harus dipenuhi.

“Pemerintah telah menetapkan harga jual untuk RST di Jawa Timur sebesar Rp 88 juta per unit. Perumahan BTU telah memenuhi syarat tersebut dan juga telah mendapatkan bantuan PSU dari Kemenpera serta lokasinya tidak terlalu jauh dari pusat kota Malang,” ujarnya.

Direktur Utama PT Bulan Terang Utama, Umang Gianto menjelaskan, pihaknya sangat berterimakasih atas bantuan PSU yang telah diberikan oleh Kemenpera dalam proses pembangunan rumah  untuk MBR tersebut. Adapun keinginan perusahaan yang dipimpinnya untuk membangun  RST semata-mata ingin membantu masyarakat berpenghasilan rendah yang ingin memiliki rumah yang layak huni.

Pihaknya berencana akan membangun sekitar 10.000 rumah di atas lahan seluas 200 ha di wilayah Kota Malang dan 7.000 unit diantaranya RST. Saat ini sekitar 75 persen dari luas tanahnya siap untuk dibangun. Sedangkan rumah yang dibangun berukuran tipe 36 luas tanah 65 meter persegi dan harga jualnya sekitar Rp 88 juta.

“PT Bulan Terang Utama berencana membangun sekitar 7.000 RST untuk MBR di Kota Malang. Kami juga berharap Presiden bisa meresmikan Pencanangan Pembangunan RST Tahun 2013 di perumahan ini,” harapnya.

(rilis/syamsir)

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.