Tuesday, 20 August 2019

PKS Sambangi Muhammadiyah

Selasa, 21 Mei 2013 — 18:35 WIB
sambangi215

JAKARTA (Pos Kota) – Citra Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berada di titik nadir pasca mencuatnya kasus dugaan korupsi kuota pengadaan daging sapi impor yang menjerat mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaq.

Karenanya, petinggi PKS menyambangi kantor Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah mengklarifikasi berbagai berita miring yang menyudutkan PKS dalam kasus tersebut.
Rombongan PKS ditemui Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin. Usai pertemuan, Presiden PKS Anis Matta, menegaskan tak ada aliran dana dari Ahmad Fathanah ke partainya.

Mantan Sekjen PKS itu juga mengaku tak tahu mengenai aliran dana dari Fathanah ke mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq. “Kalau urusan dia (Fathanah) sama Pak Luthfi biarkan saja. Saya tidak mengerti detilnya,” ujarnya.

Anis Matta juga menjelaskan, pertemuannya kali ini bukan dalam rangka meminta dukungan moral kepada Muhammadiyah terhadap gejolak partainya terkait kasus suap daging sapi yang melibatkan mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq. “Tidak. Kita tidak membahas masalah itu secara khusus di sini. Jadi tidak ada pembahasan seperti itu, dan lebih banyak soal legislasi saja,” tegas Anis.

Namun, lanjut dia, partainya saat ini tentu membutuhkan dukungan moral dari Muhammadiyah terhadap agenda-agenda yang diperjuangkan PKS sebagai parpol Islam. “Tapi sepanjang menyangkut masalah individu biarlah kita letakkan itu sebagai masalah individu. Kita tidak campur adukkan dalam pembahasan ini,” ujar Anis.

“PKS ingin menjelaskan ke Ormas Islam soal posisi PKS. Agar mereka mendapat informasi dari tangan pertama,” kata Juru Bicara PKS, Mardani Ali Sera. (aby)

Anis Mata

  • semar bodronoyo

    Kader PKS lebih gila dan kotor korup nya dr pada kasus Anas, wajarlah klo PKS ancur dimata rakyat