Pemkot Bogor Harus Segera Bertindak

Pro-kontra Revitalisasi Terminal Baranangsiang

Rabu, 22 Mei 2013
ilupro

BOGOR (Pos Kota) – Revitalisasi Terminal Baranangsiang masih mengundang pro dan kontra. Meski Pemkot Bogor menargetkan tahuan ini , namun hingga kini belum membereskan ketidaksepahaman dengan awak bus dan pedagang Kaki-5 di terminal ini. Sejumlah kalangan mendesak pemkot bergerak cepat dan mencarikan solusinya.

“Jangan hanya diam. Semua dinas terkait terutama DLLAJ segera carikan solusi ketidaksepahaman itu. Sudah sangat mendesak terminal yang pernah menjadi salah satu ikon Kota Bogor itu harus direvitalisasi total,” kata anggota Komisi C DPRD Kota Bogor Andi Surya Wijaya, Selasa.

Ketua HMI Kota Bogor Mahfuludin mengatakan, seluruh pihak yang berkepentingan harus mendukung revitalisi ini. “Kita merindukan diraihnya kembali Baranangsiang sebagai terminal terbaik Indonesia pada 1980-an. Dalam mensukseskan revitalisasi, harus ada semangat bersama yang dibangun melalui penyamaan persepsi,” katanya.

Sementara pengamat Transportasi Kota Bogor Budi Arif mengatakan, pemkot harus berhati-hati merealisasikan rencana ini. ”Jangan sampai menimbulkan permasalahan baru bagi warga Bogor. Sebab, lokasi tersebut merupakan daerah strategis untuk pembangunan,” katanya.

Pemkot harus jeli, jangan sampai menimbulkan ekses negatif di masyarakat. Seperti saat ini terjadinya penolakan. Dia menyarankan, dalam pengerjaannya harus melakukan studi kelayakan maksimal. Sebab menyangkut berbagai aspek, mulai ari finansial, keamanan dan kenyamanan, serta daya dukung lingkungan termasuk kemuingkinan timbulnya titik kemacetan baru di sekitar terminal ini.

Sedangkan Kepala Terminal Baranangsiang Empar Suparman menegaskan, rencana itu pasti dilakukan tahun ini. Selama revitalisasi, Terminal Bubulak, Kecamatan Bogor Barat dan lahan kosong di Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Bogor Timur sudah disiapkan. Penggunaannya akan diberlakukan begitu revitalisasi dikerjakan. “Saat ini kita menunggu keputusan kapan revitalisasi dilakukan,” tegasanya,.

Menurutnya, terminal yang berdiri 1974 ini akan dirombak total, mulai dari sistem pengoperasian, turun naik penumpang, dan pembuatan underpass untuk jalur keluar masuk bus. Setengah dari terminal ini akan dibangun sebuah hotel dan mal. Sisanya, terminal dan lahan parkir yang terintegrasi dengan bangunan empat lantai, sebagai kantor dan tempat menunggu penumpang.(iwan)

Tesk ; Revitalisi Termimal Baranangsiang masih menemui hambatan

Tentang Kami

Poskota

Poskota, Poskotanews, Poskota Online adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT. Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.