Monday, 23 January 2017

Pedagang Irti Monas Minta Lokasi Ditata

Minggu, 26 Mei 2013 — 14:31 WIB
pedagang1

JAKARTA (Pos Kota) – Pedagang di Kawasan IRTI Monumen Nasional (Monas) meminta Gubernur DKI, Joko Widodo memperhatikan nasibnya. Mereka mendesak agar lokasi dagangnya ditata agar lebih representatif dan menarik pengunjung.

Para pedagang disini sangat mengharapkan agar Bapak Jokowi menata lokasi dagang di IRTI Monas. Agar lebih tertata dan membuat nyaman pengunjung,” kata Kordinator pedagang binaan IRTI Monas, Safrullah, Minggu (26/5).

Saat ini kondisi para pedagang sangat memprihatinkan karena omset penjualannya sangat menurun. Ibaratnya saat ini untuk bisa bertahan saja sudah bagus, bahkan untuk membayar iuran saja banyak yang menunggak. Sementara pengeluaran lainnya, untuk membayar listrik, kebersihan dan lain-lain.

“Pendapatannya jauh sangat menurun, bisa bertahan saja sudah bagus. Untuk itu, kami berharap agar lokasi ditata menjadi lebih representatif, agar bisa menarik pengunjung,” ujar Safrullah.

Dikatakan, memang sebelumnya sudah pernah ada rencana untuk penataan kawasan lokasi pedagang di IRTI Monas. Namun, sampai sekarang belum ada realisasinya. Pedagang akan mendukung apa yang telah diprogramkan Pemprov DKI Jakarta, termasuk menjaga kebersihan, keindahan dan kenyamanan lokasi. “Kalau memang sudah rencananya, kami mohon agar segera direalisasikan,” ucapnya.
(tarta/sir)

Teks Gbr- Lokasi pedagang binaan di Taman IRTI Monas yang perlu dilakukan penataan. (tarta)

Terbaru

Ratna tersangka pengendar shabu
Selasa, 24/01/2017 — 5:54 WIB
Wanita Ini Dituduh Pengendar Shabu
Ahok diadili
Selasa, 24/01/2017 — 5:45 WIB
Lurah dari Kepulauan Seribu jadi Saksi Sidang Ahok
Polisi Santri bertujuan mendekatkan polisi dengan masyarakat.
Selasa, 24/01/2017 — 0:23 WIB
Polres Subang Kukuhkan Polisi Santri
Satpol PP Kecamatan Setiabudi menertibkan gerobak pedagang yang mangkal di kawasan Guntur, Kelurahan Pasar Manggis, Jaksel. (Rachmi)
Senin, 23/01/2017 — 23:45 WIB
Gerobak Kaki-5 Diangkut Jajaran Kecamatan Setiabudi