Senin, 3 Juni 2013 06:50:06 WIB

1400 Rumah di Kota Bekasi Sangat Tak Layak Huni

yakhuni36

BEKASI (Pos Kota) – Sedikitnya ada 1.400 rumah di Kota Bekasi yang tidak layak huni. Bahkan rumah-rumah tersebut dihuni lebih dari 5 orang. Bisa jadi data ini akan lebih banyak jika dinas sosial lebih rajin mengunjungi daerah kumuh seperti di bantaran kali

Kepala Dinas Sosial Kota Bekasi, Alexander Zulkarnaen mengatakan pihaknya mencatat data hanya pada rumah tidak layak huni. “Sedangkan jumlah penghuni rumah bervariasi. Tapi rata-rata dihuni oleh 5 orang. Artinya ada sekitar 7.000 warga Kota Bekasi yang tinggal di dalam rumah tidak layak huni,” jelasnya.

Beberapa kreteria tidak layak huni adalah rumah tersebut tidak memiliki sarana Mandi Cuci Kakus (MCK), berdinding kayu atau papan, tidak memiliki ventilasi udara dan cahaya yang bagus, dan dihuni berdesak-desakan. “Biasanya setiap tahun ada program bedah rumah dari Kementerian Sosial. Tahun 2012 lalu ada 185 rumah yang diperbaiki, tapi tahun ini tidak ada,” jelasnya.

Setiap rumah kata Alex, mendapatkan bantaun uang senilai Rp 10 juta untuk keperluan rehab. “Jadi modelnya bantuan uang tunai,” kata dia. Ditambahkan, rumah layak huni kata dia sangat penting bagi masyarakat Kota Bekasi. Sebab rumah dapat mempengaruhi beragam aspek. Mulai dari segi kesehatan hingga psikologis.

“Kalau rumahnya layak pasti yang tinggal jadi sehat jasmaninya dan rohaninya. Suasana jadi nyaman, anak-anak bisa belajar dan banyak hal yang bisa dilakukan di dalam rumah,” kata Alex.

Dirinya berharap ke depan jumlah rumah tidak layak huni bisa dikurangi. Bukan itu saja, ia juga mendorong agar masyarakat Kota Bekasi terutama warga berkecukupan untuk bisa saling membantu tetangganya yang membutuhkan bantuan.

“Kita ingin ada solidaritas di tengah masyarakat kita. Misalnya saling bergotongroyong merehabilitasi rumah tetangga itu perlu,” kata Alex.

Sementara saat ditanya jumlah penyebaran rumah tidak layak huni di Kota Bekasi, Alex mengatakan, jumlah penyebaran merata hampir di setiap kecamatan ada rumah tidak layak huni. “Merata penyebaranya hampir setiap wilyah ada,” kata dia.(Dieni)

Teks foto: Salah satu rumah tidak layak huni di Bekasi Utara.(Dieni)

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.